MENU
2 Bank Pelat Merah Siapkan Dana Tunai Rp41 Triliun Jelang Nataru 2025/...
WA FB
News

2 Bank Pelat Merah Siapkan Dana Tunai Rp41 Triliun Jelang Nataru 2025/2026

R Editor : Redaksi Sinata | 16 Dec 2025 | 17:58 WIB
2 Bank Pelat Merah Siapkan Dana Tunai Rp41 Triliun Jelang Nataru 2025/2026
Bank pelat merah menyiapkan dana tunai Rp41 triliun untuk mengantisipasi lonjakan transaksi masyarakat selama libur Nataru 2025/2026. (Ilustrasi)

Sinata.id - Dua bank pelat merah, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), bersiaga penuh menghadapi lonjakan transaksi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Total dana tunai yang disiapkan kedua bank tersebut mencapai Rp41 triliun guna menjamin kelancaran kebutuhan uang masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas dan konsumsi akhir tahun.

BSI mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan uang tunai sebesar Rp15,49 triliun.

Dana itu akan dialirkan melalui jaringan layanan perbankan syariah BSI selama periode 21 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, baik lewat kantor cabang maupun mesin ATM dan CRM yang beroperasi non-stop.

Manajemen BSI memastikan kesiapan layanan dilakukan secara menyeluruh.

Seluruh jaringan kantor cabang dan kanal elektronik dioptimalkan untuk menjaga ketersediaan uang tunai, terutama pada mesin ATM yang beroperasi 24 jam.

BSI memprediksi lonjakan kebutuhan transaksi tunai akan mulai terasa sekitar sepekan menjelang akhir tahun, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, mulai dari libur sekolah hingga berbagai kebutuhan keuangan akhir tahun.

Meski menyiapkan pasokan uang tunai dalam jumlah besar, BSI tetap mendorong nasabah beralih ke transaksi digital.

Layanan perbankan elektronik dan pembayaran non-tunai dinilai lebih praktis dan aman selama periode liburan panjang.

Langkah serupa juga dilakukan Bank Mandiri. Bank terbesar di Indonesia ini menyiapkan dana tunai bersih sebesar Rp25 triliun untuk periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Jumlah tersebut naik sekitar 5,8 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya dan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan transaksi selama 33 hari, mulai 1 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Sebagian dana, sekitar Rp2 triliun, dialokasikan khusus untuk pengisian harian hampir 13 ribu unit ATM dan CRM Bank Mandiri yang tersebar di berbagai wilayah.

Bank Mandiri memperkirakan aktivitas transaksi nasabah meningkat signifikan selama momentum libur akhir tahun, terutama menjelang hari besar.

Puncak pengisian uang tunai ATM diproyeksikan terjadi sehari sebelum Natal dan sehari menjelang pergantian tahun.

Di saat yang sama, transaksi non-tunai diperkirakan ikut melonjak seiring naiknya konsumsi masyarakat.

Untuk menopang transaksi digital, Bank Mandiri mengandalkan ratusan ribu jaringan mesin EDC yang tersebar di seluruh Indonesia, serta distribusi hampir satu juta kartu uang elektronik e-money.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.