Jakarta, Sinata.id - Pengelolaan pola makan menjadi salah satu kunci penting dalam mencegah dan mengendalikan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Selain mengurangi konsumsi garam, membatasi asupan makanan tertentu yang tinggi natrium, gula tambahan, dan lemak jenuh juga disarankan.
Berikut delapan kategori makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi bagi penderita hipertensi untuk meminimalkan risiko komplikasi:
1. Alkohol
Konsumsi lebih dari tiga gelas per hari diketahui meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung. Alkohol juga dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah sesaat setelah dikonsumsi.
2. Makanan Cepat Saji
Menu fast food biasanya kaya akan garam, gula tambahan, dan lemak jenuh. Konsumsi rutin makanan jenis ini berkaitan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi.
3. Daging Olahan
Sosis, kornet, dan ham diawetkan dengan garam dan nitrit. Kandungan ini, selain natrium, diduga dapat mempengaruhi tekanan darah melalui mekanisme stres oksidatif.
4. Camilan Kemasan
Keripik dan biskuit kemasan cenderung tinggi natrium serta lemak jenuh atau trans, yang dapat memicu peradangan dan gangguan profil lipid.
5. Makanan Kaleng Tinggi Garam
Sebagai pengawet, produk kaleng sering kali mengandung natrium dalam kadar tinggi. Membilas makanan kaleng sebelum dikonsumsi dapat membantu mengurangi kadar natriumnya
6. Makanan yang Digoreng
Ayam goreng dan kentang goreng mengandung lemak jenuh, lemak trans, dan natrium. Frekuensi konsumsi yang tinggi, terutama pada perempuan, dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi.
7. Makanan Beku Siap Saji
Produk seperti pizza atau burrito beku umumnya mengandung natrium tinggi sebagai pengawet. Satu porsi dapat memenuhi seperempat dari batas harian natrium yang disarankan (2.300 mg).
8. Minuman Manis
Minuman ringan, minuman energi, dan jus kemasan adalah sumber utama gula tambahan. Konsumsi berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi sekitar 12 persen.
Ahli gizi menekankan pentingnya menyeimbangkan pola makan dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, dan produk susu rendah lemak.
Asupan serat dan kalium dari makanan alami berperan dalam membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. (A58)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.