MENU
Agar Leluasa Edarkan Sabu, Geng Narkoba Pulo Kumba Beri Warga Beras-Ua...
WA FB
Pematangsiantar

Agar Leluasa Edarkan Sabu, Geng Narkoba Pulo Kumba Beri Warga Beras-Uang

T Editor : Tumpal Pandapotan | 05 Jan 2026 | 21:57 WIB
Agar Leluasa Edarkan Sabu, Geng Narkoba Pulo Kumba Beri Warga Beras-Uang
Lokasi Gang Pulo Kumba tempat terjadinay bentrokan warga vs geng narkoba di Siantar. foto: sinata/hendrik

Pematangsiantar, Sinata.id - Praktik diduga transaksi narkoba di Gang Pulo Kumba, Kecamatan Siantar Martoba, Pematangsiantar, disinyalir diikuti upaya pemulusan dengan cara memberi suap kepada warga sekitar. Pemberian berupa uang tunai dan beras diduga dilakukan agar aktivitas ilegal tersebut dapat berjalan tanpa gangguan.

Hal itu dipaparkan oleh salah seorang warga Jalan Rakkuta Sembiring, yang enggan disebutkan namanya pada Senin (5/1/2026).

"Mereka memberi uang 200 ribu rupiah sama beras 5 Kg kepada warga sekitar sini," ujarnya.

Menurutnya, pemberian tersebut berlangsung semenjak kegiatan terlarang itu mulai beroperasi di wilayah tersebut. Meski demikian, ia bersama beberapa warga lain menolak pemberian tersebut.

"Pemberian itu aku tolak, begitu juga ada beberapa warga disini, karena itu jelas merusak generasi masa depan," ucapnya.

Ia mengungkapkan rencananya untuk melaporkan hal tersebut kepada keluarga yang bertugas di Polda Sumatera Utara, jika kembali menyaksikan transaksi narkoba secara langsung.

"Sudah puluhan tahun kami tinggal disini, tapi baru kali ini ada kegiatan terlarang itu," tuturnya.

Ia menegaskan beberapa waktu sebelumnya, diduga para pelaku dari geng yang sama pernah mencoba memberhentikan mobil yang lewat untuk meminta uang secara paksa.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan warga setempat, bentrokan pada Rabu sore (17/12/2025) diduga dipicu oleh keresahan masyarakat terhadap aktivitas peredaran narkoba di kawasan Pulo Kumba.

Aktivitas tersebut ditandai dengan keluar-masuk kendaraan ke lokasi yang sama secara berulang.

Warga juga menyebut adanya pendirian sejumlah gubuk atau barak oleh kelompok yang diduga geng narkoba sejak sekitar enam bulan terakhir.

Kondisi itu memicu kemarahan warga hingga berujung pada pembakaran satu gubuk, yang kemudian dibalas dengan penyerangan terhadap permukiman warga.

Akibat insiden tersebut, dua warga berinisial SP dan CP dilaporkan mengalami luka akibat senjata tajam dan benda tumpul. (SN14)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.