MENU
Ambisi 8%: Strategi Menkeu Purbaya Membawa Indonesia \'Naik Kelas\'
WA FB
Ekonomi & Bisnis

Ambisi 8%: Strategi Menkeu Purbaya Membawa Indonesia \'Naik Kelas\'

R Editor : Redaksi Sinata | 18 Dec 2025 | 19:49 WIB
Ambisi 8%: Strategi Menkeu Purbaya  Membawa Indonesia \'Naik Kelas\'
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. fb

Jakarta, Sinata.id - ​Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar angka, melainkan syarat mutlak bagi Indonesia untuk bertransformasi menjadi negara maju.

Dalam Dialog Interaktif Pemerintah Pusat dan Daerah di Jakarta (11/12/2025) lalu, Purbaya memberikan perspektif historis: hampir seluruh negara maju di dunia pernah melewati fase pertumbuhan dua digit selama lebih dari satu dekade.

​"Jika kita memiliki ambisi menjadi negara maju, kita memang harus berani mematok target yang tinggi," kata Purbaya.

​Keluar dari Zona Nyaman 5% ​Purbaya memperingatkan bahwa bertahan di level pertumbuhan 5% memiliki risiko besar. Meski terlihat stabil, angka tersebut dinilai rentan terhadap guncangan ekspor maupun gejolak ekonomi global.

​Menurutnya, kuncinya terletak pada perubahan kebijakan yang pro-pertumbuhan, yakni: ​Transformasi Kebijakan: Tanpa perubahan fundamental, ekonomi Indonesia diprediksi akan stagnan.

​Ketahanan Global: Pertumbuhan tinggi akan menjadi "tameng" saat dunia dilanda krisis.

​Terobosan Likuiditas: Sejak menjabat pada September 2025, Purbaya telah menginisiasi penempatan dana pemerintah di perbankan nasional untuk memacu roda ekonomi.

​Optimisme Menuju 2026 ​Menteri Keuangan yang baru ini memprediksi bahwa efek dari kebijakan-kebijakan baru ini akan mulai terasa secara signifikan pada tahun 2026. Ia memproyeksikan ekonomi Indonesia akan mulai menanjak ke level 6% sebagai pijakan awal menuju target yang lebih besar.

​"Tahun 2026 akan menjadi titik balik. Kita berekspektasi ekonomi akan tumbuh berbeda dan lebih bertenaga dibandingkan tahun-tahun pascakrisis sebelumnya," ujarnya.[]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.