Pematangsiantar, Sinata.id – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar bersama jajaran Polres terus memperkuat stabilitas keamanan melalui rapat koordinasi kesiapan Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota), yang digelar di ruang pertemuan Mapolres Pematangsiantar, Selasa (5/5/2026).
Rapat ini menjadi ajang konsolidasi lintas instansi untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) turut hadir, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama unsur TNI dan kepolisian.
Kegiatan dipimpin Wakapolres Pematangsiantar, Kompol Budiono Saputro, yang mewakili Kapolres. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menghadapi dinamika situasi di lapangan.
“Seluruh personel harus memahami tugas dan fungsi masing-masing. Kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar pengamanan berjalan efektif dan terkoordinasi,” ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pematangsiantar, Johannes Sihombing, menegaskan peran strategis komunikasi publik dalam mendukung pengamanan kota. Ia menyebut, penyebaran informasi yang cepat, akurat, dan terverifikasi sangat penting untuk mencegah kepanikan serta menangkal hoaks di tengah masyarakat.
“Kominfo siap mendukung dari sisi diseminasi informasi dan pengelolaan komunikasi publik. Kami akan memastikan masyarakat memperoleh informasi resmi secara cepat agar situasi tetap kondusif,” ungkapnya, Rabu (6/5/2026).
Dalam rapat tersebut, turut dibahas skema pengamanan, pembagian peran tiap instansi, serta kesiapan sumber daya manusia dan sarana pendukung. Selain itu, disampaikan rencana pelaksanaan gladi yang dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Mei 2026 di Markas Brimob setempat sebagai uji kesiapan.
Sementara itu, Kabag Ops Polres Pematangsiantar, Kompol Ilham Harahap, menegaskan bahwa kesiapan personel menjadi faktor krusial dalam merespons potensi situasi darurat.
“Personel harus siap siaga dan mampu bergerak cepat dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan,” ujarnya.
Melalui rapat ini, seluruh unsur diharapkan dapat bergerak secara terpadu dan responsif demi menjaga kondusivitas Kota Pematangsiantar tetap aman dan terkendali. (SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.