Minat Maduro terhadap politik sayap kiri membawanya menempuh jalur aktivisme ketimbang pendidikan formal di universitas. Saat bekerja sebagai sopir bus di Caracas, ia aktif sebagai perwakilan serikat pekerja transportasi dan mulai membangun karier politiknya.
Ketika Hugo Chávez dipenjara pada 1992 usai memimpin upaya kudeta yang gagal, Maduro bersama Cilia Flores mengampanyekan pembebasan Chávez, yang akhirnya terjadi pada 1994.
Karier Politik
Karier politik Maduro berkembang pesat di bawah kepemimpinan Chávez. Ia menjabat Presiden Majelis Nasional pada 2005–2006, kemudian Menteri Luar Negeri pada 2006–2012. Selanjutnya, Maduro diangkat sebagai Wakil Presiden Venezuela pada 2012–2013.
Setelah Chávez wafat pada 5 Maret 2013, Maduro mengambil alih kursi kepresidenan. Dalam pemilihan presiden khusus pada 14 April 2013, Maduro menang dengan perolehan 50,62 persen suara sebagai kandidat Partai Sosialis Bersatu Venezuela.
Maduro memerintah Venezuela melalui dekrit sejak 2015 dengan kekuasaan yang diberikan oleh badan legislatif yang dikuasai partainya. Dalam Pemilu Presiden Venezuela pada 20 Mei 2018, ia kembali memenangkan pemilihan dan menjabat hingga 2025.
Kehidupan Pribadi
Maduro menikah dua kali. Pernikahan pertamanya dengan Adriana Guerra Angulo dikaruniai seorang putra bernama Nicolás Maduro Guerra atau dikenal sebagai Nicolasito. Ia kemudian menikah dengan Cilia Flores pada Juli 2013. Cilia merupakan pengacara dan politikus yang pernah menjabat Presiden Majelis Nasional.
Maduro juga diketahui sebagai penggemar musisi legendaris John Lennon.
Klaim penangkapan Maduro dan istrinya disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social. Ia menyebut AS telah melakukan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan menerbangkan Maduro ke luar negeri.
Trump berjanji akan membeberkan rincian lebih lanjut dalam konferensi pers di Mar-a-Lago, Florida, Sabtu waktu setempat.
Di tengah meningkatnya ketegangan, Badan Penerbangan Federal AS (FAA) memberlakukan pembatasan ketat wilayah udara Venezuela. FAA mengeluarkan NOTAM yang melarang seluruh pesawat komersial AS melintasi wilayah udara Venezuela selama 23 jam sejak pukul 02.00 waktu setempat, dengan alasan risiko keselamatan akibat aktivitas militer.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Venezuela terkait klaim penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya sebagaimana disampaikan Donald Trump. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.