Situasi kemudian memanas dan berujung keributan. SZ mengaku menjadi korban pemukulan secara bersama-sama.
“Kepala saya dibenturkan ke dinding, lalu dipukul dan diinjak,” katanya.
SZ juga menyebut adanya rekaman CCTV yang diduga memuat percakapan terkait ancaman terhadap dirinya.
Hingga kini, kasus tersebut masih menjadi perhatian dan menunggu proses penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang. (SN14)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.