MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Australia Open 2026 Jadi Ajang Pembuktian Ganda Putri Indonesia Lagi
WA FB
Olahraga

Australia Open 2026 Jadi Ajang Pembuktian Ganda Putri Indonesia Lagi

J Editor : Jansen Siahaan | 08 Jun 2026 | 19:58 WIB
Australia Open 2026 Jadi Ajang Pembuktian Ganda Putri Indonesia Lagi
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaq. (tribunnews)

Jakarta, Sinata.id – Sebanyak 12 wakil Indonesia akan berlaga pada Australia Open 2026 yang berlangsung di Sydney setelah menyelesaikan perjuangan mereka di Indonesia Open 2026.

Harapan besar kembali disematkan kepada sektor ganda putri yang menunjukkan perkembangan positif sepanjang musim ini. Tahun lalu, Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan dengan terciptanya final sesama wakil Merah Putih melalui pasangan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Selain final sektor ganda putri, publik bulu tangkis Indonesia juga sempat disuguhkan derbi nasional di nomor ganda putra antara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.

Ganda Putri Tunjukkan Tren Positif

Pada Indonesia Open 2026, lima pasangan ganda putri Indonesia tampil di turnamen level Super 1000 tersebut. Hasil terbaik diraih Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum yang sukses melangkah hingga babak semifinal.

Perjalanan Rachel/Febi akhirnya terhenti setelah kalah dari pasangan peringkat satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.

Pelatih ganda putri PP PBSI, Karel Mainaky, menilai anak asuhnya sebenarnya memiliki peluang untuk memberikan perlawanan lebih baik.

“Rachel dan Febi sebenarnya punya peluang. Mereka sudah berusaha menguasai permainan, tetapi masih ada beberapa momen yang membuat mereka ragu-ragu,” ujar Karel dalam keterangan resmi PBSI pada Senin (8/6/2026).

Meski gagal melangkah ke final, Karel menilai pencapaian tersebut patut diapresiasi karena Rachel/Febi baru dipasangkan sekitar sembilan bulan. Menurutnya, pengalaman menghadapi pemain elite dunia akan menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas permainan.

Selain Rachel/Febi, dua pasangan Indonesia lainnya berhasil mencapai babak perempat final, yakni Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Fadia/Tiwi harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto. Sementara Ana/Trias terhenti setelah kalah dari rekan senegaranya, Rachel/Febi. Adapun Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari serta Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine tersingkir pada babak pertama.

Karel Mainaky Soroti Mental Bertanding

Menurut Karel, perkembangan paling menonjol dari sektor ganda putri Indonesia saat ini adalah meningkatnya rasa percaya diri saat menghadapi lawan-lawan papan atas.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.