Sebulan setelahnya, pria itu kembali ditangkap karena mencoba memasuki kompleks Gedung Putih secara paksa.
Penyelidikan sebelumnya juga menemukan sejumlah unggahan media sosial yang mengandung ancaman, termasuk klaim dirinya sebagai “Osama bin Laden yang sebenarnya” serta keinginan untuk mencelakai Trump. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.