Pematangsiantar, Sinata.id - Ada dugaan mark-up pada proyek pembangunan Outer Ringroad (Jalan Lingkar) Siantar STA 14850 + 15315 di Jalan Siantar-Saribudolok hingga Jalan Siantar-Parapat, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar.
Proyek berupa pengerasan jalan dengan base course, berbiayanya capai Rp2 miliar dari APBD Kota Pematangsiantar Tahun 2025. Biaya proyek sebesar Rp2 miliar diketahui dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sofian Purba beberapa waktu yang lalu.
Juga beberapa waktu lalu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Jalan Outer Ringroad STA 14850 + 15315, Juniar boru Tampubolon mengatakan, badan jalan yang dikerjakan untuk base course, panjangnya 465 meter dan lebar 20 meter (2 x 10 meter).
Lebih detail Juniar menyampaikan, lebar badan jalan seluruhnya sekira 32 meter. Dari 32 meter tersebut, 2 meter akan digunakan untuk drainase. Masing-masing satu meter pada kedua sisi badan jalan.
Kemudian, dari 32 meter tersebut, juga ada untuk bahu jalan, masing-masing 3 meter. Sehingga untuk bahu jalan, totalnya 6 meter. Lalu, 4 meter akan digunakan untuk pulau jalan.
Dengan peruntukan seperti itu, badan jalan ringroad STA 14850 + 15315 dengan pengerasan base course, lebar totalnya 20 meter. Dengan rincian, masing-masing 10 meter terletak pada sisi kiri dan kanan pulau jalan.
Sedangkan ketebalan base course disebut Juniar 10 centimeter (cm). Sehingga pengerasan dengan base course, volumenya 465 meter dikali 20 meter dikali 10 centimeter (0,1 meter). Pekerjaan disebut menggunakan base course agregat B. Pengerjaan proyek dilakukan CV AP, dengan rekanan AP sebagai Wakil Direktur CV AP.
Sementara, memanfaatkan Artificial Intelligence (AI/Kecerdasan Buatan) Perplexity untuk menghitung biaya pembangunan, dengan kata perintah total biaya untuk membangun jalan dengan pengerasan base course sepanjang jalan 465 meter, lebar 20 meter dan ketebalan 10 centimeter.
Lalu ditambahkan juga pada kata perintah, lokasi proyek pengerjaan pembangunan jalan ada di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Serta base course yang digunakan agregat B, serta ditambahkan biaya PPN dan PPh.
Adapun perhitungan AI Perplexity menyebut biaya dengan kata perintah seperti itu sekira Rp459.885.000, dengan rincian perhitungan sebagai berikut:
Harga Base Course Per Meter Kubik di Pematangsiantar
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.