Pematangsiantar, Sinata.id- Sejumlah penumpang Bus Ohana trayek Medan-Siantar mengeluhkan setelah mereka hanya diantarkan hingga Terminal Tanjung Pinggir, bukan hingga loket tujuan di sekitar Ramayana seperti yang mereka bayar.
Salah seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, ia dan penumpang lainnya baru mengetahui hal tersebut saat bus telah tiba di Terminal Tanjung Pinggir, Rabu (17/12/2025).
"Kami dari Medan tidak ada diberitahu kalau kami diturunkan sampai di sini," ucapnya.
Ia menyayangkan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mencapai tujuan awal.
"Kami bayar ongkos dari Medan itu sampai ke loket (sekitar Ramayana), bukan sampai terminal ini. Uang kami keluar lagi untuk ongkos kesana," ujarnya.
Kekecewaan serupa diungkapkan penumpang lainnya. Ia meminta keringanan kepada pihak bus untuk kali ini.
"Berhubung kami tidak ada diberitahu, untuk kali ini saja, tolong lah antarkan kami ke loket, karena kami mau cepat," tuturnya.
Menanggapi keluhan tersebut, salah seorang pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan penjelasan bahwa bus dilarang ke inti kota telah diberlakukan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.
"Bus tidak bisa lagi masuk ke inti kota karena akan menyebabkan kemacetan," katanya.
Berdasarkan pantauan Sinata.id, beberapa angkutan kota sudah mulai beroperasi di area terminal tersebut, seperti Sepakat, Sinar Beringin, Bandar Jaya serta Gok Prima.
Kebijakan larangan bus dan angkutan lainnya masuk inti kota ditet Dinas Perhubungan setelah melalui sosialisasi dan diterapkan mulai Senin (15/12/2025).
Penulis: Hendrik Nainggolan
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.