MENU
BBM Langkah di Siantar, SPBU \"Diserbu\", Jalan Macet
WA FB
Pematangsiantar

BBM Langkah di Siantar, SPBU \"Diserbu\", Jalan Macet

G Editor : Gunawan Purba | 01 Dec 2025 | 19:28 WIB
BBM Langkah di Siantar, SPBU \"Diserbu\", Jalan Macet
Kendaraan mengantri di SPBU Jalan Ahmad Yani, hingga ke jalan

Pematangsiantar, Sinata.id - Bahan Bakar Minyak (BBM) langkah di Kota Pematangsiantar. Banyak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tidak melayani pengisian BBM, karena ketiadaan pasokan.

Sementara, pada SPBU yang memiliki persedian BBM, "diserbu" pengendara. Dampaknya kendaraan menumpuk di jalan pada sekitar SPBU. Jalan pun menjadi macet.

Pemandangan itu dapat dilihat pada SPBU Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin 1 Desember 2025.

Situasi di SPBU Jalan Ahmad Yani tampak dipenuhi dengan kendaraan. Baik roda dua, roda empat maupun di atas roda empat. Begitu pula kondisi pada Jalan Ahmad Yani. Pengendara rela berjam-jam lamanya mengantri untuk mendapatkan BBM.

Banyaknya kendaraan yang mengantri, membuat arus lalu lintas menjadi macet. Tampak kendaraan yang datang dari arah Jalan Merdeka, jalan Patuan Anggi dan Pdt Justin Sihombing di seputaran perempatan BDB, kesulitan "menembus" macet di sekitar SPBU.

Kondisi jalan macet, sebut warga sekitar sudah berlangsung sejak pagi hari. "Sudah dari pagi seperti ini kondisinya," ujar Herman Hutauruk, warga sekitar SPBU Jalan Ahmad Yani. Katanya, kemacetan juga kerap terjadi dalam dua hari sebelum Senin 1 Desember 2025.

Terkait kemacetan jalan Ahmad Yani, Kasat Lantas Polres Pematangsiantar, Iptu Friska mengatakan, anggotanya telah turun ke lokasi macet untuk membantu melancarkan arus lalu lintas. "Prioritas petugas diperbantukan ke lokasi yang macet," tutur Friska. (*)

Sementara, pantauan Sinata.id, BBM jenis pertalite telah muncul di sejumlah penjual pertalite eceran (ketengan) di pinggir jalan. Namun harganya cukup tinggi, hingga Rp 15 ribu per liter. (*)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.