MENU
Besi Diduga Digelapkan, Proyek Drainase di Jalan Bah Tongguran Siantar...
WA FB
Pematangsiantar

Besi Diduga Digelapkan, Proyek Drainase di Jalan Bah Tongguran Siantar Utara Buat Warga Geram

G Editor : Gunawan Purba | 24 Dec 2025 | 11:59 WIB
Besi Diduga Digelapkan, Proyek Drainase di Jalan Bah Tongguran Siantar Utara Buat Warga Geram
Proyek rehab drainase di Jalan Bah Tongguran yang dikeluhkan warga

Pematangsiantar, Sinata.id - Proses pelaksanaan Proyek Rehabilitasi Drainase di Jalan Bah Tongguran, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, membuat warga sekitar geram.

Pasalnya, tanah bekas galian sudah satu bulan lebih dibiarkan menumpuk, membuat kendaraan warga sulit untuk masuk ke halaman rumah maupun garasi. Selain itu, badan jalan menjadi sempit.

Bukan hanya itu, Vanny boru Hutagalung, salah satu warga di sana mengatakan, besi bekas bangunan jembatan milik warga diduga digelapkan pihak pekerja proyek.

"Jembatan kami kan dibongkar. Besinya kan banyak. Kami minta gak dikasih. Informasinya dijual sama orang itu," ucap Vanny Hutagalung, Rabu 24 Desember 2025.

Kata Vanny, besi yang dipasang untuk membangun jembatan baru, lebih kecil dari besi jembatan warga yang dibongkar. "Kami ragukan lah kualitas jembatan ini. Besinya lebih sedikit dan lebih kecil dari besi kami dulu," ujarnya.

Dibalik rasa syukur, kondisi seperti itu membuat Vanny dan warga lainnya, Rita boru Simbolon merasa geram dengan proses pelaksanaan proyek rehab drainase di Jalan Bah Tongguran. "Buat palak (geram) aja," tandas Vanny.

Sebut Rita boru Simbolon, awal dilakukan penggalian di Jalan Bah Tongguran pada pertengahan Nopember 2025. Sehingga, sudah satu bulan lebih tanah galian di depan rumahnya di biarkan "menggunung".

Sedangkan pembersihan (mengangkat) tanah galian, lanjut Rita, baru dilakukan pekerja proyek  sejak 22 Desember 2025.

"Jadi baru dua hari lalunya tanah-tanah ini mulai diangkat. Jadi sudah satu bulan lebih mengganggu aktivitas kami. Lihatlah di depan rumahku ini, masih menggunung juga," kata Rita.

Sementara, sesuai plank proyek yang ada di lokasi, Proyek Rehabilitasi Jalan Bah Tongguran berbiaya Rp199,5 juta, dengan masa kerja 90 hari kalender.

Proyek dikerjakan CV Karya Alam, dengan nama kontraktor Muhammad Afrizal Siregar. Anggaran pelaksanaan proyek bersumber dari APBD (induk) Kota Pematangsiantar Tahun 2025, dengan tanggal kontrak kerja sama 22 September 2025.

Terkait keluhan warga, Camat Siantar Utara Marlon Sitorus mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pematangsiantar sebagai pemberi kerja.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.