Pematangsiantar, Sinata.id – Menyikapi prilaku aparat Polri dan anggota dewan, bukan hanya PMII yang akan menggelar aksi unjuk rasa besok, Senin 1 September 2025.
Melainkan, kelompok dari Cipayung Plus dan Koalisi Masyarakat Sipil, juga akan melakukan demonstrasi (unjuk rasa) di Kota Pematangsiantar. Bahkan kelompok ini, akan bergerak lebih dahulu menuju sasaran aksi Markas Polres dan Kantor DPRD Pematangsiantar.
Kelompok Cipayung Plus dan Koalisi Masyarakat Sipil, merupakan elemen masyarakat dan organisasi seperti, GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI), HIMMAH (Himpunan Mahasiswa Al-Wasliyah) dan KP2H (Komunitas Pedagang Pasar Horas).
Cipayung Plus dan Koalisi Masyarakat Sipil akan menggelar unjuk rasa, sebagaimana dikatakan Ketua GMNI Pematangsiantar-Simalungun Ronald Panjaitan, Minggu 31 Agustus 2025.
“Besok titik kumpul kita di Tugu Sangnaualuh jam 9 pagi, dan akan melakukan long march menuju lokasi tujuan aksi bang,” Ucapnya
Ketua GMNI ini juga memaparkan estimasi massa yang akan turun ke jalan. “Untuk estimasi massa kita sekitar 200 – 300 orang bang. Kita juga akan memakai penanda berupa pita warna merah putih dan untuk surat pemberitahuan sudah kita kirimkan ke bagian Intel Polres sekitar pukul 11 malam bang di hari Jumat,” ujarnya.
Sebut Ronald, pada aksi besok, sebelum tiba di Polres Pematangsiantar, orasi sekitar lima menit di depan Plaza Suzuya, Jalan Sutomo, Kota Pematangsiantar, akan dilakukan peserta aksi.
“Kita akan orasi di depan Suzuya bang, sekalian istirahat sebentar untuk sekedar meluruskan kaki,” tuturnya
Terpisah, Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yopa Purba menyebut, pimpinan aksi unjuk rasa akan dikomandoi Bertus Waruwu dari GMKI.
“Kita akan pematangan aksi hari ini bang, di Student Center GMKI di komplek Griya, Jalan Asahan,” ujar Yopa.
Adapun tuntutan pada unjuk rasa dari Cipayung Plus dan Koalisi Masyarakat Sipil, diantaranya:
1. Batalkan Tunjangan Mewah DPR-RI
2. Mengecam keras tindakan represif aparat
3. Mendesak Kapolri untuk membebaskan seluruh demonstran yang ditahan di seluruh Indonesia
4. Reformasi Polri
5. Sahkan RUU Perampasan Aset
6. Tegakkan HAM
7. Copot Kapolri dan Kapolda Sumut. (SN14)