Pematangsiantar, Sinata.id – Besok siang, Senin 1 September 2025, gabungan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM), Kesenian Reog Jaranan Pemuda Sumatera Utara (KRJPS), driver ojek online (ojol) dan Sahabat Lingkungan (Saling) akan menggelar aksi unjuk rasa di Kota Pematangsiantar.
Persisnya, sebut Aan Pohan yang membidangi seksi komunikasi dari aliansi gerakan massa tersebut, titik kumpul massa gabungan di Tugu Sangnaualuh (depan Plaza Ramayana)
Direncanakan, massa bergerak dari titik kumpul sekira pukul 13.30 WIB, menuju Markas Polres Pematangsiantar dan Kantor DPRD Kota Pematangsiantar, untuk mengutarakan sikap dan pendapat mereka.
Katanya, unjuk rasa besok merupakan bentuk dukungan terhadap aksi unjuk rasa yang telah terjadi di Jakarta dan di berbagai daerah guna menyuarakan pembubaran DPR-RI.
“Bahwa kita dari organisasi mahasiswa ikut merespon situasi nasional yang saat ini bergejolak di Jakarta. Tepatnya di gedung DPR – RI yang kian memanas, hingga menelan korban jiwa seorang driver ojek online Alm Affandi Kurniawan,” sebut Aan Pohan.
Sehingga aliansi mahasiswa dan masyarakat di Pematangsiantar perlu memberikan respon dan dukungan. “Kita sebagai aliansi mahasiswa di daerah ikut memberikan support atau respon terhadap gejolak nasional yang sudah sampai 7 hari ini tidak mereda, malah semakin parah,” katanya.
Pada aksi besok, aliansi mahasiswa dan masyarakat sipil ini akan menyuarakan tuntutan, diantaranya:
1. Copot Kapolri atas tindakan represifitas Polri terhadap massa aksi
2. Reformasi DPR
3. Usut tuntas dalang penyebab kematian driver ojol Affandi Kurniawan
4. Copot Kapolda Sumatera Utara
5. Sahkan Rancangan Undang-undang Perampasan Aset menjadi undang-undang (UU).
“Tuntutan kita sama dengan situasi nasional. Dimana kita akan lebih mengedepankan terkait pengesahan undang-undang perampasan aset, serta ikut berduka cita terhadap Affandi Kurniawan seorang driver ojol yang jadi korban meninggal dunia, sehingga kita meminta Kapolri harus memberikan sanksi tegas kepada pelaku yang juga anggota Polri dari satuan Brimob,” tandas Aan.
Sedangkan terkait persiapan aksi, kata Aan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan. Seperti pemberitahuan aksi unjuk rasa dari PMII sudah disampaikan ke Polres Pematangsiantar pada Jumat malam, 29 Agustus 2025.
Ungkapnya, untuk aksi besok, massa gabungan organisasi dan para driver ojol yang akan turun ke jalan, sekira 200 orang. Sedangkan peralatan yang akan digunakan, seperti, bendera, sound, mobil dan spanduk. Aksi unjuk rasa besok dikoordinir Khairil Mansya. (SN13)