Penonton akan melihat perjalanan Dilan sebagai mahasiswa di Institut Teknologi Bandung, yang tak hanya bergulat dengan cinta, tetapi juga realitas sosial dan tekanan politik di masa itu.
Strategi Trailer Dinilai Sukses
Terlepas dari kontroversi, banyak pihak menilai trailer ini berhasil membangun rasa penasaran publik. Dialog penutup yang ambigu justru menjadi “hook” kuat untuk menarik perhatian penonton.
Kini, publik hanya bisa menunggu hingga film ini resmi tayang untuk memahami konteks sebenarnya dari dialog yang menjadi perdebatan tersebut.
Apakah itu bentuk penghormatan, sindiran, atau pesan simbolis? Jawabannya akan terungkap pada 30 April nanti.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.