Sementara untuk siswa SMP, bimbel diarahkan pada pengembangan berpikir kritis, pendalaman materi sains dan matematika lanjut, serta konsultasi minat dan bakat.
Metode pembelajaran pun disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Untuk SD digunakan pendekatan gamifikasi, visualisasi, story telling, serta latihan bertahap.
Sedangkan pada jenjang SMP diterapkan metode active learning, mind mapping, mind mnemonik, dan contextual teaching and learning.
“Untuk mencapai maksud dan tujuan kegiatan bimbingan belajar bagi siswa-siswi SDN dan SMPN secara maksimal, maka pengajar dalam kegiatan ini adalah pengajar profesional yang berasal dari Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Operation (GO) Cabang Kota Pematangsiantar,” katanya. (A58)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.