Pematangsiantar, Sinata.id – Blue Origin bersama NASA tengah mengembangkan misi ambisius bertajuk Near-Earth Object Hunter (NEO Hunter) guna memperkuat sistem pertahanan Bumi dari ancaman asteroid.
Misi ini dirancang untuk mendeteksi sekaligus mengalihkan lintasan benda langit yang berpotensi menabrak Bumi, sehingga risiko bencana dari luar angkasa dapat diantisipasi lebih dini.
Teknologi Blue Ring Jadi Andalan
Dalam pelaksanaannya, Blue Origin akan memanfaatkan wahana antariksa canggih bernama Blue Ring. Berbeda dari satelit konvensional, Blue Ring dirancang sebagai infrastruktur serbaguna di orbit.
Wahana ini mampu menjalankan berbagai fungsi, mulai dari pengisian bahan bakar di luar angkasa, transportasi logistik, hingga menjadi “induk” bagi satelit-satelit kecil di sekitar orbit Bumi.
Untuk mendukung misi ini, Blue Origin bekerja sama dengan Jet Propulsion Laboratory dalam mengintegrasikan dua metode utama pengalihan asteroid, yaitu:
Ion-beam deflection, menggunakan pancaran ion untuk mengubah lintasan asteroid
Direct kinetic impact, yakni menabrakkan wahana secara langsung ke objek langit
Belajar dari Keberhasilan Misi DART
Strategi tersebut bukan hal baru. Pada 2022, NASA sukses menguji metode serupa melalui misi Double Asteroid Redirection Test (DART).
Dalam misi itu, wahana antariksa sengaja ditabrakkan ke asteroid Dimorphos untuk mengubah orbitnya. Keberhasilan tersebut kini menjadi dasar pengembangan teknologi yang lebih efisien dan terjangkau dalam proyek NEO Hunter.
Perkuat Sistem Pertahanan Planet
Meski hingga saat ini belum ditemukan asteroid yang mengancam secara langsung, langkah preventif tetap menjadi prioritas global. Peningkatan aktivitas pengamatan benda langit mendorong pentingnya sistem deteksi dini yang lebih canggih.
Sejak 2016, NASA melalui Kantor Koordinasi Pertahanan Planet terus memantau objek dalam radius sekitar 4,6 juta mil dari Bumi. Kehadiran NEO Hunter diharapkan dapat melengkapi instrumen lain seperti teleskop NEO Surveyor yang dijadwalkan meluncur pada 2027.
Peran Roket New Glenn
Untuk mendukung misi ini, Blue Origin juga menyiapkan peluncuran roket New Glenn pada awal 2026.
Roket kategori heavy-lift ini diproyeksikan menjadi kendaraan utama untuk membawa infrastruktur pertahanan seperti NEO Hunter ke orbit. Dengan tinggi sekitar 320 kaki, New Glenn menjadi salah satu tulang punggung ambisi eksplorasi dan pertahanan luar angkasa Blue Origin.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.