Simalungun, Sinata.id – Duka mendalam menyelimuti warga Nagori Lias Baru, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun.
Seorang bocah berusia 9 tahun bernama Dayu Anggara ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di aliran Sungai Benteng Jin.
Peristiwa memilukan itu terjadi pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB di kawasan Huta IV Nagori Lias Baru. Saat itu, korban pergi ke sungai bersama ayahnya, Saprianto (52), dan seorang kerabat yang masih berusia 6 tahun untuk menjala ikan.
Menurut keterangan saksi, setibanya di lokasi, Saprianto turun ke sungai untuk menebarkan jala. Kedua anak berada di tepi sungai menunggu. Beberapa kali jala dilempar ke aliran sungai hingga akhirnya tersangkut di dasar.
Saat hendak menyelam untuk melepaskan jala, Saprianto mendengar teriakan minta tolong. Ia melihat cucunya sudah berada di dalam air, sementara Dayu tidak lagi terlihat di tepi sungai.
Saprianto berupaya mencari anaknya dengan menyelam berulang kali, namun arus sungai yang cukup deras menyulitkan pencarian. Teriakan minta tolong tersebut mengundang perhatian warga sekitar.
Tak lama kemudian, Azizi Sinaga (21), warga setempat, datang dan langsung terjun membantu pencarian. Warga Nagori Lias Baru pun berdatangan menyisir aliran sungai secara manual hingga malam hari.
Setelah pencarian selama hampir delapan jam, sekitar pukul 22.05 WIB, seorang penyelam lokal bernama Boy Situmorang (31) berhasil menemukan tubuh korban dalam kondisi tidak bernyawa, berjarak sekitar 20 meter dari titik awal kejadian.
Korban ditemukan masih mengenakan kaos merah dan celana pendek jeans biru. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Huta III Nagori Lias Baru.
Pemeriksaan luar dilakukan oleh Bidan Kapustu Partimbalan, Deci Juliarni Saragih. Hasil pemeriksaan menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolsek Perdagangan IPTU Patar Banjarnahor saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan pemerintah nagori setempat.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan visum luar dari tenaga medis, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Peristiwa ini murni kecelakaan, korban diduga terseret arus sungai,” ujar Kapolsek Perdagangan, Kamis (5/3/2026).
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.