Sukabumi, Sinata.id - Seorang pria berinisial RR (29) meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan yang dipicu persoalan pembayaran minuman keras di sebuah lapak jamu di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut bermula saat korban datang untuk membeli miras oplosan di lokasi kejadian. Namun, terjadi adu mulut antara korban dan penjual yang diduga karena korban tidak melunasi pembayaran secara penuh.
Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, mengatakan keributan sempat memanas sebelum berujung pada aksi kekerasan. Korban diduga dikeroyok oleh pelaku di tempat tersebut.
Dalam insiden itu, korban mengalami serangan menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka parah. RR ditemukan dalam kondisi kritis dengan luka tusuk serius di bagian perut.
Petugas dari Polsek Baros kemudian mengevakuasi korban ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan penanganan medis.
Humas RSUD R Syamsudin SH, Irfanugraha, menjelaskan korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 23.00 WIB dalam kondisi syok berat akibat kehilangan banyak darah.
Korban mengalami penurunan kesadaran serta luka berat di beberapa bagian tubuh, terutama di perut hingga menyebabkan organ dalam keluar, serta luka di dada kiri dan pelipis.
Meski telah mendapatkan penanganan intensif, termasuk pemasangan alat bantu pernapasan dan upaya stabilisasi kondisi, nyawa korban tidak tertolong. RR dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat menjalani operasi.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri usai kejadian. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan barang bukti.
Sejumlah saksi, termasuk warga dan pemilik warung di sekitar lokasi, telah dimintai keterangan guna mengungkap kronologi dan motif kejadian.
Polisi menyatakan penyelidikan terus dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan kasus tersebut dapat segera terungkap. Upaya peningkatan keamanan di wilayah tersebut juga akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang. (A18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.