MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Children of Heaven Versi Indonesia Siap Tayang, Manoj Punjabi Sebut Fi...
WA FB
Hiburan

Children of Heaven Versi Indonesia Siap Tayang, Manoj Punjabi Sebut Film Paling Menyentuh

J Editor : Jansen Siahaan | 18 May 2026 | 08:20 WIB
Children of Heaven Versi Indonesia Siap Tayang, Manoj Punjabi Sebut Film Paling Menyentuh
Poster film Children of Heaven. (mdpictures)

Jakarta, Sinata.id – Produser Manoj Punjabi resmi memperkenalkan film Children of Heaven versi Indonesia dalam gala premiere yang digelar di Jakarta, Sabtu (16/5/2026).

Film garapan sutradara Hanung Bramantyo itu dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 27 Mei 2026.

Children of Heaven merupakan adaptasi dari film legendaris asal Iran karya Majid Majidi yang pernah masuk nominasi Piala Oscar kategori Film Berbahasa Asing Terbaik pada 1998.

Manoj mengaku bangga karena MD Pictures mendapatkan kesempatan untuk mengadaptasi film penuh makna tersebut ke dalam versi Indonesia.

“Saya puas sekali. Saya merasa beruntung cerita ini bisa hadir melalui MD Pictures,” ujarnya saat gala premiere.

Ia mengaku sangat tersentuh dengan bagian akhir film yang dinilainya penuh emosi dan ketegangan.

“Dua puluh menit terakhir benar-benar membuat saya ikut tegang dan emosional,” katanya.

Kisah Haru Ali dan Zahra

Film Children of Heaven mengisahkan perjuangan Ali yang diperankan Jared Ali dan adiknya Zahra yang dimainkan Humaira Jahra.

Keduanya hidup dalam keterbatasan ekonomi di kawasan pinggir kali Semarang pada tahun 1988. Konflik bermula ketika sepatu Zahra hilang di pasar setelah diperbaiki.

Karena tidak ingin membebani orang tua yang tengah kesulitan ekonomi, Ali dan Zahra akhirnya harus bergantian memakai sepatu untuk pergi ke sekolah.

Cerita sederhana tersebut menghadirkan pesan mendalam tentang perjuangan, pengorbanan, kasih sayang keluarga, dan harapan di tengah keterbatasan hidup.

Dinilai Masih Relevan

Hanung menilai tema yang diangkat dalam film ini masih sangat relevan dengan kondisi saat ini.

Menurutnya, masih banyak anak-anak Indonesia yang mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan dasar pendidikan, termasuk sepatu sekolah yang layak.

“Meskipun berlatar tahun 1988, persoalan anak-anak yang kesulitan mendapatkan sepatu sekolah ternyata masih terjadi hingga sekarang,” ujar Hanung.

Ia menyebut Children of Heaven bukan sekadar film anak-anak, melainkan potret sosial yang dapat dirasakan lintas generasi.

Gerakan Sosial “Sepasang Sepatu Berjuta Mimpi”

Melalui MD Pictures dan MD Entertainment Foundation, Manoj juga menghadirkan gerakan sosial bertajuk “Sepasang Sepatu Berjuta Mimpi”.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.