7. Masalah Gigi dan Gusi
Bakteri di rongga mulut mengubah gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Kondisi ini meningkatkan risiko infeksi gusi serta pertumbuhan jamur di area mulut.
8. Peningkatan Risiko Penyakit Jantung
Hiperglikemia berkaitan dengan obesitas, inflamasi, dan tekanan darah tinggi—faktor yang berkontribusi terhadap penyakit jantung. Penelitian terhadap sekitar 30 ribu orang menunjukkan konsumsi gula tambahan dalam proporsi tinggi meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung.
9. Penuaan Dini pada Kulit
Gula berlebih dalam aliran darah dapat membentuk molekul advanced glycation end products (AGEs) yang merusak kolagen dan elastin. Akibatnya, elastisitas kulit menurun dan tanda penuaan muncul lebih cepat.
Untuk mencegah berbagai komplikasi tersebut, pemeriksaan gula darah secara berkala serta pengaturan pola makan menjadi langkah penting. Pengendalian asupan gula dan gaya hidup sehat dapat membantu menjaga kadar glukosa tetap dalam batas normal. (A58)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.