MENU
Dedi Mulyadi Tegur Massa Aksi yang Melempar Sampah ke Gedung DPRD Jaba...
WA FB
Regional

Dedi Mulyadi Tegur Massa Aksi yang Melempar Sampah ke Gedung DPRD Jabar

R Editor : Redaksi Sinata | 05 Sep 2025 | 16:50 WIB
Dedi Mulyadi Tegur Massa Aksi yang Melempar Sampah ke Gedung DPRD Jabar
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegur massa aksi yang melempar sampah ke Gedung DPRD Jabar. Ia menilai kritik bagian dari demokrasi, namun harus disampaikan tanpa merusak fasilitas publik.

Jabar, Sinata.id - Aksi pelemparan sampah yang dilakukan massa demonstrasi di depan Gedung DPRD Jawa Barat pada Kamis, 4 September 2025, menuai sorotan publik. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bahkan secara langsung menegur para peserta aksi yang melempari gedung wakil rakyat tersebut dengan sampah.

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, Dedi menyampaikan bahwa menyuarakan kritik dan protes merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. Namun, ia menegaskan bahwa penyampaian aspirasi tidak boleh dilakukan dengan cara yang merusak fasilitas umum.

“Penyampaian pendapat itu sah, mendukung demokrasi. Tetapi jangan sampai mengotori atau merusak. Itu tidak mencerminkan sikap masyarakat Jawa Barat,” ujar Dedi, Jumat (5/9/2025).

Dedi mengingatkan bahwa sehari sebelumnya, Gedung DPRD Jawa Barat telah dibersihkan secara gotong royong oleh komunitas pengemudi ojek online. Ia menilai aksi lempar sampah justru bertolak belakang dengan semangat kebersamaan yang telah ditunjukkan masyarakat.

“Teman-teman ojol sudah membersihkan, mengecat, dan merapikan gedung DPRD. Lalu besoknya ada aksi lempar sampah lagi. Itu rasanya tidak tepat, apalagi setelah ada kerja keras yang dilakukan orang lain,” tegasnya.

Gubernur juga mengimbau agar ke depan, aksi demonstrasi tetap dilakukan secara terbuka namun dengan cara yang lebih tertib, tanpa menambah beban pihak lain yang sudah berupaya menjaga kebersihan fasilitas publik.

“Kalau ingin menyampaikan aspirasi, silakan. Tapi jangan setelah tempatnya bersih lalu dikotori lagi. Mari berdemo dengan cara yang lebih beradab,” pungkasnya. (A46)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.