'Kami sengaja mendengungkan ini. Karena sepanjang tidak ada keselarasan antara wali kota dan wakil, eksekutif dan legislatif, pemerintah dan pengusaha, pemerintah dengan rakyat, maka membicarakan angka-angka APBD 2026 tetap saja tidak bermakna apapun untuk masyarakat luas," tukasnya.
Sebagaimana diketahui, pada Pilkada 2024 yang lalu, Partai Nasdem, Gerindra dan Demokrat merupakan partai pengusung Wesly Silalahi dan Herlina saat masih berstatus Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. (*)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.