MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Densus 88 Edukasi Mahasiswa Universitas Senior Medan Cegah Radikalisme
WA FB
Regional

Densus 88 Edukasi Mahasiswa Universitas Senior Medan Cegah Radikalisme

J Editor : Jansen Siahaan | 10 Jun 2026 | 21:31 WIB
Densus 88 Edukasi Mahasiswa Universitas Senior Medan Cegah Radikalisme
Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 Antiteror Polri usai memberikan kuliah umum tentang pencegahan radikalisme kepada mahasiswa Universitas Senior Medan. (istimewa)

Medan, Sinata.id – Tim Cegah Satgaswil Sumatera Utara (Sumut) dari Densus 88 Antiteror Polri menggelar kuliah umum bertema pencegahan radikalisme di lingkungan perguruan tinggi di Universitas Senior Medan, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Prof. Drs. DJ. Siahaan, Jalan Jamin Ginting Km 8,5, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, tersebut diikuti ratusan mahasiswa, dosen, serta jajaran pimpinan kampus.

Kuliah umum ini membahas berbagai upaya pencegahan penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme melalui peningkatan literasi kebangsaan serta penguatan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.

Rektor Universitas Senior Medan, Herlina Simanjuntak, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi kebangsaan sangat penting untuk memperkuat wawasan kebhinekaan dan menjaga persatuan di lingkungan akademik.

Sementara itu, narasumber dari Tim Cegah Satgaswil Sumut, Ipda Kunto Adi Wibowo, menekankan pentingnya menjaga empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, perkembangan paham intoleransi dan radikalisme saat ini dapat menyasar berbagai kalangan, termasuk pelajar dan mahasiswa. Karena itu, diperlukan keterlibatan aktif antara aparat, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mencegah penyebaran paham tersebut.

“Lingkungan pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun pemahaman kebangsaan serta menjaga kerukunan antarumat beragama agar isu-isu bernuansa SARA tidak berkembang,” ujar Ipda Kunto.

Kegiatan berlangsung dalam bentuk pemaparan materi dan sesi diskusi interaktif. Sejumlah mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengajukan pertanyaan terkait upaya pencegahan radikalisme di lingkungan kampus maupun di media sosial.

Melalui kegiatan ini, pihak kampus dan Tim Cegah Satgaswil Sumut membuka peluang kerja sama lanjutan dalam program edukasi kebangsaan serta pencegahan radikalisme di lingkungan perguruan tinggi. (SN7)

 

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.