MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Dokter Ingatkan Pasien Operasi Lutut Hindari Konsumsi Obat Anti Nyeri...
WA FB
Sains & Teknologi

Dokter Ingatkan Pasien Operasi Lutut Hindari Konsumsi Obat Anti Nyeri Berlebihan

J Editor : Jansen Siahaan | 05 Apr 2026 | 06:00 WIB
Dokter Ingatkan Pasien Operasi Lutut Hindari Konsumsi Obat Anti Nyeri Berlebihan
Ilustrasi operasi lutut. (nkhealthfit)

Jakarta, Sinata.id — Konsumsi obat anti nyeri tidak dianjurkan secara sembarangan bagi pasien pengapuran sendi lutut yang baru menjalani operasi penggantian sendi lutut (total knee replacement).

Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi konsultan panggul dan lutut, Satria Prawira Putra, menegaskan bahwa penggunaan obat anti nyeri pascaoperasi harus dibatasi dan diawasi secara ketat.

“Selama masa pemulihan, obat anti nyeri tidak boleh dikonsumsi sembarangan. Tujuan operasi ini justru agar pasien tidak bergantung pada obat anti nyeri. Konsumsi jangka panjang dapat berdampak buruk, seperti merusak fungsi ginjal,” ujarnya saat ditemui di Jakarta Pusat, seperti dilansir Sabtu (4/4/2026).

Sebagai alternatif, Satria lebih merekomendasikan fisioterapi untuk membantu pemulihan. Menurutnya, latihan otot secara rutin dapat mengurangi rasa nyeri secara bertahap.

“Oleh karena itu, lakukan fisioterapi. Semakin sering otot dilatih dan digerakkan, rasa nyeri akan semakin berkurang,” jelas dokter yang bertugas di Primaya Hospital Bekasi Timur.

Selain itu, pemulihan luka operasi juga membutuhkan asupan gizi yang cukup, terutama protein tinggi seperti telur, guna mempercepat proses penyembuhan.

“Yang paling penting adalah tetap bergerak dan melakukan latihan fisik secara bertahap,” tambahnya.

Latihan Sejak Dini Pascaoperasi

Pasien disarankan mulai melakukan latihan gerak sekitar tiga jam setelah operasi. Latihan ini dilakukan dengan pendampingan fisioterapis, dan keesokan harinya pasien akan kembali dilatih oleh dokter yang menangani operasi.

Umumnya, pasien dapat pulang dua hari setelah operasi, dengan catatan sudah mampu berjalan menggunakan alat bantu seperti tongkat.

Setelah luka operasi mengering, pasien dapat mulai melakukan aktivitas fisik ringan, seperti bersepeda. Aktivitas ini biasanya dapat dilakukan setelah satu bulan.

“Untuk benar-benar bebas nyeri dan kembali seperti normal, biasanya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam bulan,” ujar Satria.

Risiko dan Tingkat Keberhasilan Operasi

Operasi penggantian sendi lutut merupakan salah satu metode efektif untuk mengatasi pengapuran sendi. Tingkat keberhasilannya bahkan mencapai lebih dari 95 persen.

Meski demikian, risiko tetap ada, seperti infeksi atau emboli (bekuan darah yang masuk ke paru-paru). Namun, risiko tersebut tergolong rendah, yakni di bawah 1 persen.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.