MENU
Ekonomi RI Tetap Perkasa di Akhir 2025, BPS Catat Pertumbuhan 5,39 Per...
WA FB
Nasional

Ekonomi RI Tetap Perkasa di Akhir 2025, BPS Catat Pertumbuhan 5,39 Persen

G Editor : Gunawan Purba | 05 Feb 2026 | 22:01 WIB
Ekonomi RI Tetap Perkasa di Akhir 2025, BPS Catat Pertumbuhan 5,39 Persen
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti

Pematangsiantar, Sinata.id – Di tengah tekanan ekonomi global akibat gejolak perdagangan dan ketidakpastian geopolitik, perekonomian Indonesia justru menunjukkan daya tahan yang kuat.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi nasional pada Triwulan IV tahun 2025 tumbuh sebesar 5,39 persen secara tahunan (year on year).

Angka tersebut menandai peningkatan dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang hanya tumbuh 5,02 persen, sekaligus menegaskan tren pemulihan dan ekspansi ekonomi yang konsisten hingga akhir tahun.

Secara kumulatif, BPS juga melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 mencapai 5,11 persen (cumulative to cumulative).

Capaian itu lebih baik dibandingkan tahun 2024 yang berada di level 5,03 persen, mencerminkan stabilitas ekonomi domestik di tengah kondisi global yang penuh tantangan.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama penggerak ekonomi nasional. Daya beli masyarakat yang relatif terjaga berperan besar dalam menjaga laju pertumbuhan, terutama pada kuartal terakhir tahun lalu.

“Pertumbuhan ekonomi pada Triwulan IV-2025 mencapai 5,39 persen secara tahunan. Salah satu faktor pendorong utamanya adalah konsumsi masyarakat yang tetap kuat,” ujar Amalia dalam konferensi pers BPS, Kamis ( 5/2/2026 ).

Menurut BPS, aktivitas belanja masyarakat meningkat seiring momen akhir tahun yang diwarnai dengan perayaan hari besar keagamaan, libur panjang, serta meningkatnya mobilitas dan aktivitas ekonomi. Kondisi tersebut memberikan efek berantai terhadap sektor perdagangan, transportasi, hingga jasa.

Capaian ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi Indonesia masih solid dan adaptif menghadapi tekanan eksternal. Dengan tren pertumbuhan yang stabil, optimisme terhadap kinerja ekonomi nasional di tahun berikutnya pun semakin menguat. (SN10)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.