MENU
Fakta Hujan Meteor Lyrid April 2026 dan Waktu Terbaik Melihatnya
WA FB
Sains & Teknologi

Fakta Hujan Meteor Lyrid April 2026 dan Waktu Terbaik Melihatnya

J Editor : Jansen Siahaan | 09 Apr 2026 | 09:00 WIB
Fakta Hujan Meteor Lyrid April 2026 dan Waktu Terbaik Melihatnya
Ilustrasi Hujan Meteor Lyrid. (freepik)

Pematangsiantar, Sinata.id – Fenomena hujan meteor Lyrid akan kembali menghiasi langit malam pada akhir April 2026. Peristiwa ini dikenal sebagai salah satu hujan meteor tertua yang pernah dicatat dalam sejarah manusia.

Pengamat di Tiongkok bahkan telah merekam kemunculan Lyrid sejak tahun 687 SM, menjadikannya salah satu pertunjukan langit paling bersejarah yang masih dapat disaksikan hingga saat ini.

Hujan meteor Lyrid terkenal karena meteornya melesat cepat dan tampak terang. Dalam kondisi normal, fenomena ini menghasilkan sekitar 10 hingga 15 meteor per jam saat puncak. Meski demikian, Lyrid juga pernah menunjukkan lonjakan aktivitas langka dengan jumlah meteor yang jauh lebih banyak.

Fakta Singkat Hujan Meteor Lyrid

Berikut beberapa fakta penting tentang hujan meteor Lyrid:

Asal komet: C/1861 G1 Thatcher

Titik pancaran: konstelasi Lyra

Intensitas puncak: sekitar 10–15 meteor per jam

Kecepatan meteor: sekitar 47 kilometer per detik

Karakteristik Unik Lyrid

Meski cukup aktif, meteor Lyrid umumnya tidak meninggalkan jejak debu panjang yang bercahaya di langit. Namun, dalam beberapa kesempatan, fenomena ini menghadirkan meteor sangat terang yang dikenal sebagai fireball atau bola api.

Inilah yang membuat Lyrid sering disebut sebagai hujan meteor yang singkat, tetapi tetap memikat untuk diamati.

Waktu Terbaik Mengamati Lyrid 2026

Hujan meteor Lyrid paling ideal diamati dari Belahan Bumi Utara. Titik pancarannya berada di dekat bintang terang Vega di konstelasi Lyra.

Peluang melihat meteor akan semakin besar saat posisi Vega naik tinggi di langit, terutama menjelang tengah malam hingga dini hari.

Untuk tahun 2026, waktu terbaik menyaksikan fenomena ini adalah pada malam 21 April hingga dini hari 22 April, khususnya setelah tengah malam hingga sebelum fajar.

Kondisi pengamatan tahun ini juga diperkirakan cukup mendukung karena langit relatif gelap dengan gangguan cahaya bulan yang minim.

Tips Mengamati Hujan Meteor Lyrid

Agar pengalaman mengamati Lyrid lebih maksimal, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

Pilih lokasi yang gelap dan jauh dari polusi cahaya

Amati langit setelah tengah malam hingga sebelum fajar

Arahkan pandangan ke langit timur, namun tidak terpaku pada satu titik

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.