Sementara itu, hujan meteor Geminids diperkirakan kembali menghadirkan intensitas tinggi seperti pada 2025 yang mencapai 135 meteor per jam.
“Tidak ada alasan untuk tidak mengharapkan intensitas serupa pada 2026 setelah bulan terbenam,” kata Lunsford.
Fenomena langit sepanjang 2026 diprediksi menjadi kesempatan menarik bagi masyarakat dan penggemar astronomi untuk menikmati keindahan langit malam dari berbagai wilayah di Indonesia. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.