MENU
File Jeffrey Epstein Tersaji dalam Format Mirip Wikipedia
WA FB
Dunia

File Jeffrey Epstein Tersaji dalam Format Mirip Wikipedia

T Editor : Tumpal Pandapotan | 16 Feb 2026 | 14:32 WIB
File Jeffrey Epstein Tersaji dalam Format Mirip Wikipedia
Jeffrey Epstein

Washington, Sinata.id - Sebuah situs bernama The Jmail Encyclopedia muncul di internet dengan format dan tampilan menyerupai ensiklopedia daring, memuat profil sejumlah tokoh yang disebut pernah berhubungan dengan mendiang finansier Amerika Serikat, Jeffrey Epstein. Platform ini menyusun ringkasan berbasis arsip email Epstein yang sebelumnya telah dipublikasikan dalam berbagai dokumen hukum.

Situs tersebut merupakan pengembangan dari proyek bernama Jmail, yang lebih dulu merangkum korespondensi Epstein dalam antarmuka menyerupai layanan surat elektronik.

Dalam versi terbarunya, tim pengembang mengubah kumpulan email itu menjadi halaman-halaman profil yang memuat jumlah pertukaran pesan, catatan pertemuan, hingga referensi keterkaitan dengan properti milik Epstein.

Penelusuran terhadap laman-laman di The Jmail Encyclopedia menunjukkan bahwa setiap entri disusun menyerupai artikel referensi. Selain memuat nama individu, situs itu juga menyediakan halaman khusus mengenai sejumlah aset Epstein, termasuk Zorro Ranch, Palm Beach Estate, dan Little St. James.

Pada halaman-halaman tersebut dicantumkan informasi mengenai riwayat kepemilikan serta aktivitas yang dikaitkan dengan properti tersebut berdasarkan dokumen yang tersedia untuk publik.

Platform ini juga menampilkan ringkasan hubungan bisnis Epstein, termasuk referensi terhadap institusi keuangan besar seperti JPMorgan Chase, yang sebelumnya pernah disebut dalam proses hukum terkait kasus Epstein.

Namun, pengelola situs menyatakan bahwa seluruh konten disusun menggunakan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mengolah arsip dokumen dalam jumlah besar menjadi ringkasan terstruktur. Meski sejumlah halaman mencantumkan rujukan, tidak ada keterangan rinci mengenai proses verifikasi independen atas setiap entri, mengutip The Verge.

Melalui akun resminya di platform X, tim Jmail menyampaikan rencana penambahan fitur pelaporan kesalahan agar pengguna dapat mengajukan koreksi apabila menemukan ketidakakuratan.

Hingga Minggu (15/2/2026), belum ada keterangan mengenai mekanisme moderasi atau standar editorial yang digunakan dalam meninjau usulan perubahan tersebut.

Perlu diketahui, kemunculan situs ini menandai tren baru pemanfaatan AI untuk merangkum dokumen publik dalam skala besar menjadi basis data yang mudah ditelusuri. Di sisi lain, penyusunan profil individu berbasis arsip kasus hukum sensitif memunculkan perhatian terkait potensi kekeliruan informasi, implikasi reputasi, serta batasan etika dalam pengolahan data publik. (A58)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.