Washington, Sinata.id — Sejumlah pemirsa meluapkan kekecewaan terhadap Fox News setelah jaringan tersebut lebih banyak menayangkan liputan kasus penculikan dibandingkan sidang penting Jaksa Agung Amerika Serikat (AS), Pam Bondi, di Kongres.
Bondi memberikan kesaksian selama hampir lima jam pada Rabu (11/2/2026). Sidang itu menjadi penampilan pertamanya di hadapan Kongres sejak Departemen Kehakiman merilis jutaan dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein. Namun, Fox News dilaporkan hanya menayangkan kurang dari 10 menit dari keseluruhan jalannya sidang.
Dalam persidangan tersebut, Bondi mendapat pertanyaan tajam dari anggota parlemen lintas partai, baik Demokrat maupun Republik. Ia beberapa kali terlihat bersikap defensif saat menjawab pertanyaan terkait penanganan dokumen Epstein pada era pemerintahan Donald Trump.
Sementara itu, jaringan berita kabel lain seperti CNN dan MSNBC menyiarkan sidang tersebut secara lebih luas dan berkelanjutan.
Fokus pada Kasus Penculikan
Pada waktu yang sama, Fox News justru memberikan liputan intensif terhadap kasus hilangnya Nancy Guthrie (84) di Tucson, Arizona. Nancy diketahui merupakan ibu dari pembawa acara program Today, Savannah Guthrie.
Liputan berulang mengenai kasus tersebut memicu reaksi negatif dari sebagian pemirsa. Sejumlah pengguna media sosial menilai Fox terlalu berlebihan dalam memberitakan kasus penculikan tersebut dan mengabaikan isu politik nasional yang lebih besar.
Beberapa komentar warganet menyebut keputusan editorial itu sebagai bentuk sensasionalisasi, bahkan ada yang menuding Fox berupaya menghindari pemberitaan mengenai sidang Bondi yang menyinggung dokumen Epstein.
Sorotan Analis Media
Analis media senior CNN, Brian Stelter, turut menyoroti minimnya pemberitaan sidang Bondi di Fox News. Ia menyebut jaringan tersebut tampak meminimalkan liputan, terutama karena sidang banyak membahas Epstein.
Reporter media dari The Philadelphia Inquirer, Rob Tornoe, juga menyampaikan bahwa pemirsa Fox tidak menyaksikan dinamika penting dalam sidang tersebut.
Selama beberapa bulan terakhir, Fox News dinilai relatif minim melaporkan perkembangan kontroversi dokumen Epstein, termasuk konferensi pers anggota Kongres seperti Ro Khanna dan Thomas Massie yang mendorong keterbukaan dokumen.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebut isu dokumen Epstein sebagai “hoaks” yang, menurutnya, digulirkan oleh Partai Demokrat. Trump juga diketahui kerap menonton Fox News dan memberikan tanggapan terhadap siaran jaringan tersebut melalui platform media sosialnya.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.