MENU
📍Siantar 📍Simalungun 📍Medan 📍Singkil 📍Taput 📍Sibolga
Galaxy Watch6 Bisa Prediksi Pengguna Pingsan 5 Menit Sebelum Terjadi
WA FB
Sains & Teknologi

Galaxy Watch6 Bisa Prediksi Pengguna Pingsan 5 Menit Sebelum Terjadi

J Editor : Jansen Siahaan | 12 May 2026 | 08:05 WIB
Galaxy Watch6 Bisa Prediksi Pengguna Pingsan 5 Menit Sebelum Terjadi
Ilustrasi pingsan. (kavacare)

Jakarta, Sinata.id – Samsung menghadirkan terobosan baru di bidang teknologi kesehatan melalui fitur terbaru pada Galaxy Watch6 yang diklaim mampu memprediksi risiko pingsan beberapa menit sebelum kejadian terjadi.

Teknologi tersebut dikembangkan melalui studi klinis bersama Chung-Ang University Gwangmyeong Hospital di Korea Selatan dan difokuskan pada kondisi vasovagal syncope (VVS), salah satu penyebab pingsan paling umum akibat penurunan mendadak detak jantung dan tekanan darah.

Kondisi tersebut dapat mengurangi aliran darah ke otak sehingga memicu hilangnya kesadaran sementara.

Dalam penelitian yang dilakukan, Galaxy Watch6 digunakan untuk memantau 132 pasien dengan gejala VVS melalui simulasi pemicu pingsan di bawah pengawasan medis.

Perangkat wearable itu memanfaatkan sensor photoplethysmography (PPG) untuk merekam data heart rate variability (HRV) atau variabilitas detak jantung.

Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan algoritma kecerdasan buatan (AI) guna mendeteksi pola yang mengarah pada risiko pingsan.

Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu memprediksi potensi pingsan hingga lima menit sebelum kejadian dengan tingkat akurasi mencapai 84,6 persen.

Selain itu, studi tersebut mencatat sensitivitas sebesar 90 persen dan spesifisitas 64 persen.

Samsung menyebut pencapaian ini sebagai demonstrasi pertama di dunia untuk smartwatch komersial yang dapat memberikan peringatan dini sebelum pengguna kehilangan kesadaran.

Dengan fitur tersebut, pengguna diharapkan dapat segera mengambil langkah pencegahan, seperti duduk, berbaring, atau meminta bantuan sebelum mengalami pingsan.

Profesor Junhwan Cho dari Departemen Kardiologi Chung-Ang University Gwangmyeong Hospital mengatakan sistem peringatan dini tersebut berpotensi mengurangi risiko cedera akibat jatuh mendadak, seperti patah tulang atau gegar otak.

“Sistem ini dapat membantu pengguna mengantisipasi risiko cedera sekunder akibat pingsan mendadak,” ujarnya.

Samsung juga menegaskan akan terus mengembangkan fitur kesehatan preventif berbasis AI pada lini wearable Galaxy Watch di masa mendatang.

Perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu ingin mengubah fungsi perangkat wearable dari sekadar alat pemantau kesehatan menjadi sistem pencegahan kesehatan real-time yang lebih cerdas dan responsif. (A02)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.