Namun, sektor perangkat lunak masih membutuhkan banyak pengembangan. Panel driver yang tersedia masih sangat sederhana, kestabilan overclocking belum konsisten, serta fitur pemantauan sistem masih terbatas.
Selain itu, LX 7G100 juga belum mendukung hardware ray tracing. Lisuan Technology menyebut fitur tersebut baru akan hadir pada GPU generasi kedua mereka di masa mendatang.
Secara keseluruhan, kehadiran LX 7G100 dianggap lebih sebagai tonggak penting bagi industri semikonduktor China dibanding produk yang benar-benar kompetitif untuk gamer saat ini. Meski mengalami peningkatan besar dibanding purwarupa sebelumnya yang hanya setara GTX 660 Ti, harga tinggi menjadi tantangan utama Lisuan untuk bersaing di pasar global. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.