Jakarta, Sinata.id – Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung resmi mengundurkan diri dari Pelatnas PP PBSI Cipayung.
Atlet yang akrab disapa Jorji itu dipastikan mundur per 15 Mei 2026. Keputusan tersebut telah dikonfirmasi PBSI setelah komunikasi dengan Kabid Binpres Eng Hian dan pelatih tunggal putri Imam Tohari.
Melalui akun resmi X BADMINTON INDONESIA @INABadminton, PBSI menyampaikan apresiasi atas dedikasi Jorji selama membela Merah Putih.
“Terima kasih atas dedikasi dan perjuanganmu untuk Merah Putih, Gregoria Mariska Tunjung,” tulis PBSI dikutip Jumat (15/5/2026).
PBSI menyebut, selama 12 tahun menjadi bagian Pelatnas, Jorji telah menghadirkan banyak momen membanggakan untuk bulu tangkis Indonesia melalui kerja keras, semangat juang, dan komitmen di setiap pertandingan.
“PP PBSI menghormati keputusan Gregoria untuk mundur dari Pelatnas demi fokus pada proses pemulihan kondisi kesehatannya,” tulis PBSI.
“Terima kasih untuk setiap perjuangan, pengorbanan, dan inspirasi yang telah diberikan untuk badminton Indonesia. Semoga Gregoria segera pulih sepenuhnya dan terus meraih hal-hal terbaik di masa depan,” lanjut pernyataan tersebut.
Diketahui, faktor kesehatan menjadi alasan utama di balik keputusan Jorji mundur dari Pelatnas. Sejumlah laporan menyebut kondisi vertigo yang dialaminya belum sepenuhnya pulih.
Karena itu, ia memilih fokus menjalani pemulihan fisik dan mental setelah lebih dari satu dekade menjadi bagian dari sistem pelatnas.
Tanda-tanda kondisi fisiknya mulai menurun sebenarnya sudah terlihat sejak 2025. Jorji beberapa kali mundur dari turnamen karena proses pemulihan yang belum optimal, termasuk pada Australian Open dan sejumlah agenda BWF lainnya.
PBSI bahkan sempat mengajukan protected ranking untuk Jorji akibat penanganan vertigo jangka panjang. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.