MENU
Gustavo Petro Balas Tuduhan Trump: “Saya Bukan Pemimpin Narkoba, AS Te...
WA FB
Berita

Gustavo Petro Balas Tuduhan Trump: “Saya Bukan Pemimpin Narkoba, AS Telah Disesatkan!”

R Editor : Redaksi Sinata | 20 Oct 2025 | 14:48 WIB
Gustavo Petro Balas Tuduhan Trump: “Saya Bukan Pemimpin Narkoba, AS Telah Disesatkan!”
Presiden Kolombia, Gustavo Petro. (Viva)

Sinata.id - Presiden Kolombia Gustavo Petro angkat bicara menanggapi tuduhan tajam Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebutnya sebagai “pemimpin narkoba ilegal”.

Petro menilai Trump telah disesatkan oleh para penasihatnya dan menegaskan bahwa justru pemerintahannya yang paling berani membongkar jaringan narkotika dan korupsi politik di Kolombia.

Drama diplomatik antara Amerika Serikat dan Kolombia memanas setelah Donald Trump melancarkan tudingan pedas terhadap Presiden Kolombia, Gustavo Petro.

Trump, melalui unggahan di media sosial pribadinya, menuduh bahwa di bawah kepemimpinan Petro, perdagangan narkoba di Kolombia “menjadi bisnis terbesar di dunia”, dan menegaskan bahwa “Petro tidak melakukan apa pun untuk menghentikannya.”

Namun, tudingan itu tak dibiarkan berlalu begitu saja. Gustavo Petro membalas langsung lewat platform X (Twitter), menuding Trump telah tertipu oleh informasi yang menyesatkan.

“Trump ditipu oleh para penasihatnya,” tulis Petro dalam unggahan yang dengan cepat menjadi viral di Amerika Latin.

“Saya justru melakukan lebih banyak daripada pemimpin mana pun sebelumnya untuk memutus hubungan antara pengedar narkoba dan elit politik di negeri ini,” tambahnya.

Petro menolak keras gambaran yang dilukis Trump. Menurutnya, sejak awal masa jabatannya pada 2022, pemerintah Kolombia telah berkomitmen menempuh pendekatan baru yang disebut “perdamaian total”, yakni kebijakan yang berfokus pada negosiasi dengan kelompok bersenjata dan kartel narkoba demi mengakhiri kekerasan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Meski pendekatan itu menuai kritik dari kalangan konservatif dan sebagian pejabat Amerika Serikat, Petro menilai strategi dialog jauh lebih efektif daripada pendekatan militer yang selama ini gagal menekan produksi kokain.

“Kami tidak lagi ingin perang tanpa akhir. Kami ingin solusi yang mengembalikan perdamaian dan menghapus akar masalah sosial yang membuat perdagangan narkoba tetap hidup,” ujar Petro, dikutip Senin (20/10/2025).

Trump Hentikan Bantuan, Petro Balas dengan Sindiran Tajam

Sementara itu, Donald Trump dalam unggahannya menegaskan bahwa Amerika Serikat akan menghentikan seluruh bantuan finansial kepada Kolombia, dengan alasan kegagalan pemerintah Petro menekan produksi narkotika.

“MULAI HARI INI, PEMBAYARAN INI... TIDAK AKAN LAGI DILAKUKAN,” tulis Trump dalam gaya khasnya yang penuh huruf kapital, di media sosial X pada Minggu (19/10/2025) waktu setempat.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.