MENU
Hancur! Jerome Polin Dibobol Rp38 M, Tertipu Excel Palsu—Bisnis Ambruk...
WA FB
Hiburan

Hancur! Jerome Polin Dibobol Rp38 M, Tertipu Excel Palsu—Bisnis Ambruk Total!

N Editor : Nida | 14 Apr 2026 | 06:33 WIB
Hancur! Jerome Polin Dibobol Rp38 M, Tertipu Excel Palsu—Bisnis Ambruk Total!
Jerome Polin (Istimewa)

Jakarta, Sinata.id — Nama Jerome Polin mendadak jadi sorotan setelah mengaku mengalami kerugian fantastis hingga Rp38 miliar. Bukan karena bisnis gagal biasa, tapi diduga akibat aksi manipulasi keuangan yang rapi dan nyaris tanpa celah.

Sosok yang dikenal jenius matematika ini justru “dikalahkan” oleh laporan Excel palsu. Modus Halus: Angka Rapi, Uang Diam-Diam Hilang Semua berawal dari laporan keuangan yang terlihat sempurna. Data tersusun rapi, bisnis tampak sehat, dan tidak ada tanda bahaya.

Namun di balik itu, diduga terjadi manipulasi besar-besaran.

“Excel itu bisa bohong,” ungkap Jerome blak-blakan.

Kepercayaan penuh yang diberikan menjadi celah fatal. Tanpa pengecekan mendalam, dana terus mengalir—hingga akhirnya lenyap. Terlambat Sadar, Uang Sudah Habis Fakta mengejutkan terungkap saat Jerome menerima laporan bahwa kas perusahaan kosong.

Dari situlah ia mulai menyelidiki langsung mutasi rekening—dan menemukan kenyataan pahit: angka di laporan tidak sesuai dengan saldo sebenarnya.

“Kesalahan terbesar gua, nggak ngecek mutasi,” katanya. Rp38 Miliar Lenyap, Dipakai Tutup ‘Lubang’ Kerugian yang dialami mencapai Rp38 miliar. Sebagian dana disebut digunakan untuk menutup masalah keuangan lain oleh oknum yang sama.

Skema ini membuat semuanya terlihat normal dari luar, padahal kondisi sebenarnya sudah kritis.

Bisnis minuman Menantea pun akhirnya tak bisa diselamatkan dan akan resmi berhenti beroperasi. Sampai Pakai Uang Pribadi Dalam kondisi terdesak, Jerome bahkan harus menggelontorkan dana pribadi demi menyelamatkan bisnis dan menyelesaikan kewajiban kepada mitra.

Langkah ini dilakukan agar tidak merugikan pihak lain yang terlibat. Korban Ternyata Banyak Yang lebih mengejutkan, kasus ini bukan hanya menimpa Jerome. Sejumlah bisnis milik figur publik lain juga disebut ikut terdampak oleh pola serupa.

Artinya, ini bukan sekadar kesalahan individu—melainkan dugaan skema yang lebih luas.(A07)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.