MENU
Harga BBM Diam-Diam Naik Drastis, Pertamax Turbo Kini Nyaris Rp20 Ribu...
WA FB
Ekonomi & Bisnis

Harga BBM Diam-Diam Naik Drastis, Pertamax Turbo Kini Nyaris Rp20 Ribu per Liter!

N Editor : Nida | 18 Apr 2026 | 06:54 WIB
Harga BBM Diam-Diam Naik Drastis, Pertamax Turbo Kini Nyaris Rp20 Ribu per Liter!
Ilustrasi pengisian BBM di SPBU. (pertamina)

Jakarta, Sinata.id - PT Pertamina resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai Sabtu, 18 April 2026. Kenaikan ini terpantau melalui pembaruan harga di platform resmi MyPertamina.

Salah satu kenaikan paling mencolok terjadi pada Pertamax Turbo yang kini dijual Rp19.400 per liter. Sebelumnya, pada Maret 2026, harga BBM jenis ini masih berada di kisaran Rp13.100 per liter.

Tak hanya itu, Dexlite juga mengalami lonjakan harga cukup signifikan menjadi Rp23.600 per liter, dari sebelumnya Rp14.200 per liter. Sementara Pertamina Dex kini dipasarkan seharga Rp23.900 per liter, naik dari Rp14.500 per liter.

Kenaikan ini terjadi di tengah dinamika harga energi global yang terus berfluktuasi. BBM non-subsidi umumnya menyesuaikan harga berdasarkan pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar.

Di sisi lain, Pertamina tetap mempertahankan harga BBM subsidi agar tidak memberatkan masyarakat. Hingga saat ini, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan solar subsidi tetap di angka Rp6.800 per liter.

Menariknya, Pertamax yang menjadi BBM non-subsidi paling banyak digunakan juga tidak mengalami perubahan harga dan masih bertahan di level Rp12.300 per liter.

Kebijakan ini menunjukkan upaya menjaga keseimbangan antara penyesuaian harga pasar dan perlindungan daya beli masyarakat, khususnya untuk pengguna BBM subsidi.

Kenaikan harga BBM non-subsidi ini pun diperkirakan akan berdampak pada biaya transportasi dan distribusi barang dalam waktu dekat.(A07)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.