“Mau apa lagi, selain mesti berhemat. Jujur gue kecewa banget dengan kenaikan harga Pertamax yang hampir Rp4.000 per liter. Gue cuma bisa pasrah,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Amin, warga Tangerang yang biasa mengisi Pertamax untuk sepeda motornya sebesar Rp20.000 per hari.
Dengan harga sebelumnya, uang tersebut dapat membeli sekitar dua liter Pertamax. Namun setelah kenaikan harga, jumlah BBM yang diperoleh berkurang menjadi sekitar 1,5 liter.
Andrie berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu menjaga daya beli masyarakat.
“Jangan masyarakat terus yang diminta beradaptasi. Pada akhirnya masyarakat yang selalu berkorban,” katanya.
Kenaikan harga Pertamax diperkirakan akan berdampak pada peningkatan biaya transportasi masyarakat, khususnya bagi pengguna kendaraan pribadi yang mengandalkan BBM nonsubsidi untuk aktivitas sehari-hari.
Pemerintah dan Pertamina hingga kini belum memberikan sinyal terkait kemungkinan penyesuaian harga BBM lainnya dalam waktu dekat. (A08/cna)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.