MENU
Harga Plastik Melonjak hingga 80%, UMKM Terancam Tertekan
WA FB
Ekonomi & Bisnis

Harga Plastik Melonjak hingga 80%, UMKM Terancam Tertekan

J Editor : Jansen Siahaan | 07 Apr 2026 | 10:45 WIB
Harga Plastik Melonjak hingga 80%, UMKM Terancam Tertekan
Pedagang plastik di Pasar Bukit Duri, Jakarta Selatan. (kompas)

Menurutnya, jika konflik berlangsung lama, tekanan terhadap sektor industri, termasuk plastik, berpotensi menjadi struktural. Ia menyarankan pemerintah memberikan insentif fiskal yang tepat sasaran, seperti subsidi energi dan kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

Pedagang Tertekan, Margin Menipis

Di tingkat pedagang, dampak kenaikan harga plastik mulai terasa. Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Reynaldi Sarijowan, menyebut banyak pedagang memilih menahan harga jual demi menjaga pelanggan, meski margin keuntungan semakin menipis.

IKAPPI juga mendorong penggunaan alternatif ramah lingkungan, seperti tas anyaman, meski adopsinya masih terbatas.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan impor plastik dan produk turunannya mencapai US$ 873,2 juta pada Februari 2026. China menjadi pemasok terbesar, disusul Thailand dan Korea Selatan.

Kondisi ini menunjukkan tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku plastik, sehingga rentan terhadap gejolak global. (A02)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.