MENU
Hari Guru Nasional 2025: Membangun Karakter dan Budi Pekerti
WA FB
Berita

Hari Guru Nasional 2025: Membangun Karakter dan Budi Pekerti

F Editor : Ferry SP Sinamo | 24 Nov 2025 | 23:36 WIB
Hari Guru Nasional 2025: Membangun Karakter dan Budi Pekerti
Basrin Aritama Nababan,\nKetua DPC PIKI Pematangsiantar.

Hari Guru Nasional 2025: Membangun Karakter dan Budi Pekerti Untuk Wujudkan Pematangsiantar sebagai Kota Pendidikan Oleh: Basrin Aritama Nababan Ketua DPC PIKI Pematangsiantar Selamat Hari Guru Nasional, 25 November 2025. Di hari yang istimewa ini, kita merayakan dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa—para guru yang tak pernah lelah merawat masa depan bangsa. Bersamaan dengan itu, izinkan saya menyampaikan sebuah harapan besar, sebuah refleksi mendalam demi terwujudnya cita-cita luhur Kota Pematangsiantar sebagai Kota Pendidikan.

Kita patut berbangga atas visi Walikota Pematangsiantar, Bapak Wesly Silalahi, yang dengan tegas mencanangkan program ambisius untuk mewujudkan Siantar sebagai Kota Pendidikan. Program-program seperti mewujudkan universitas negeri, meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman adalah fondasi fisik dan kelembagaan yang sangat kita butuhkan. Infrastruktur fisik penting sebagai tulang punggung, namun ada satu hal yang tak boleh kita abaikan: infrastruktur jiwa.

Kita harus jujur, di tengah gegap gempita orientasi pendidikan yang seolah hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja, kita sering luput dari hal paling mendasar, yaitu pendidikan karakter.

Ironisnya, ketika kita mempersiapkan anak-anak menjadi tenaga kerja unggul, kita justru menyaksikan fenomena yang merisaukan: kasus bullying, kekerasan di sekolah, intoleransi, perundungan, hingga kehilangan nyawa. Ini adalah indikator nyata bahwa institusi pendidikan kita belum berhasil menanamkan pondasi budi pekerti dan kemanusiaan. Para siswa mungkin cerdas dalam teori, tetapi kehilangan karakter saat berinteraksi dengan dunia nyata.

Pematangsiantar tidak hanya harus dikenal memiliki kampus atau fasilitas pendidikan terbaik, tetapi juga harus dikenal sebagai kota dengan generasi muda yang berkarakter luhur.

Dalam semangat Hari Guru Nasional tahun ini, saya menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Pematangsiantar, di bawah kepemimpinan Bapak Walikota Wesly Silalahi, dapat menempatkan pendidikan karakter dan budaya sebagai prioritas fundamental pada setiap jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA.

Pendidikan sejak dini seyogianya lebih menitikberatkan pada penanaman nilai-nilai yang membangun karakter dan perilaku, seperti:

1. Nilai Kemanusiaan

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.