Washington, SInata.id - Miliarder teknologi Elon Musk mencatatkan rekor sebagai manusia pertama dengan kekayaan bersih melampaui angka USD800 miliar. Berdasarkan estimasi terbaru Forbes, total kekayaan Musk kini menyentuh USD852 miliar atau setara dengan Rp14.179 triliun (kurs Rp16.642 per USD), menyusul langkah strategis akuisisi perusahaan kecerdasan buatan xAI oleh SpaceX.
Lonjakan kekayaan ini dipicu oleh penggabungan nilai entitas bisnis SpaceX dengan xAI yang kini diperkirakan mencapai nilai valuasi gabungan sebesar USD1,25 triliun. Proses merger tersebut menyumbang penambahan harta pribadi Musk sebesar USD84 miliar karena kepemilikan saham mayoritas dan kendali penuhnya atas kedua perusahaan tersebut.
Pasca-akuisisi, SpaceX resmi bergeser menjadi aset paling berharga dalam portofolio bisnis Musk, melampaui nilai kepemilikannya di Tesla. Langkah ini menandai manuver korporasi kedua yang dilakukan Musk dalam satu tahun terakhir. Sebelumnya, pada Maret 2024, Musk telah lebih dulu menggabungkan xAI dengan platform media sosial X (dahulu Twitter).
"Musk kini mengendalikan mayoritas bisnis dari entitas yang memiliki valuasi lebih dari satu triliun dolar, menjadikannya bagian paling signifikan dari total kekayaannya," demikian laporan analisis kekayaan yang dikutip dari Forbes, Selasa (10/2/2026).
Pencapaian ini menempatkan Musk jauh di atas rekor kekayaan tokoh-tokoh historis maupun modern lainnya, termasuk John D. Rockefeller, Jeff Bezos, dan Bill Gates.
Pertumbuhan kekayaan Musk menunjukkan akselerasi yang signifikan dalam kurun waktu singkat. Pada Oktober 2025, ia menjadi orang pertama yang menyentuh angka USD500 miliar setelah harga saham Tesla melonjak pasca-pengunduran dirinya dari Departemen Efisiensi Pemerintah AS (DOGE) era Presiden Trump.
Hanya dalam hitungan bulan, akumulasi harta tersebut terus menanjak:
15 Desember 2025: Valuasi SpaceX melonjak menjadi USD800 miliar dari sebelumnya USD400 miliar pada Agustus, mendorong kekayaan Musk melewati USD600 miliar.
19 Desember 2025: Putusan Mahkamah Agung Delaware yang mengembalikan opsi saham Tesla miliknya mendongkrak kekayaannya ke angka USD700 miliar.
Februari 2026: Akuisisi xAI oleh SpaceX resmi mengantarkannya ke rekor USD852 miliar.
Selain kepemilikan saham di SpaceX, X, dan xAI, kekayaan Musk berpotensi terus meroket melalui paket kompensasi di Tesla yang disetujui pada November lalu. Nilai paket gaji tersebut diprediksi dapat mencapai USD1 triliun jika Tesla berhasil memenuhi target kinerja jangka panjang yang ambisius, atau yang dikenal dengan istilah 'Mars shot', dalam sepuluh tahun ke depan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.