“Situasi di lokasi bangkai kapal sangat menantang. Beberapa artefak harus dibiarkan tetap di tempatnya untuk menjaga kelestarian,” demikian pernyataan resmi Kementerian Kebudayaan Yunani.
Perjalanan Artefak Menuju Konservasi dan Pameran
Setiap artefak yang berhasil diangkat langsung dimasukkan ke dalam wadah pelindung, dibersihkan dari organisme laut, dan dibawa ke laboratorium Ephorate of Underwater Antiquities di Athena untuk proses konservasi lanjutan.
Pemerintah Yunani berencana menampilkan benda-benda berharga tersebut dalam pameran permanen di Museum Nasional Purbakala Bawah Air yang sedang dibangun di Piraeus. Dalam pameran khusus bertema Perang Dunia I, Britannic akan menjadi sorotan utama, menuturkan kisahnya sebagai kapal megah yang berubah menjadi rumah sakit terapung dan berakhir tragis.
Menghidupkan Kembali Sejarah Laut Dalam
Operasi pengangkatan artefak ini tak hanya menjadi pencapaian teknis, tetapi juga membuka jendela baru bagi para sejarawan dan penggemar maritim. Dengan melihat langsung lonceng pos pengamat atau ubin keramik dari kamar mandi Turki Britannic, publik dapat merasakan kembali kemegahan kapal tersebut sebelum tragedi menghentikan pelayarannya.
Britannic, bersama Titanic dan RMS Olympic, dulunya menjadi simbol kejayaan kapal penumpang transatlantik. Penemuan terbaru ini mengingatkan bahwa meski lebih dikenal karena kakaknya yang terkenal, Britannic menyimpan kisah heroisme dan kehilangan yang tak kalah menyentuh. Dengan dipamerkannya artefak-artefak tersebut, sejarah yang lama terkubur di dasar Laut Aegea kini kembali hidup di hadapan dunia. (A46)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.