MENU
Hujan Meteor Alpha Centauri Puncak 8 Februari 2026, Ini Wilayah Terbai...
WA FB
Sains & Teknologi

Hujan Meteor Alpha Centauri Puncak 8 Februari 2026, Ini Wilayah Terbaik Mengamati

J Editor : Jansen Siahaan | 07 Feb 2026 | 00:10 WIB
Hujan Meteor Alpha Centauri Puncak 8 Februari 2026, Ini Wilayah Terbaik Mengamati
Ilustrasi meteor shower. (gettyimages)

Pematangsiantar, Sinata.id — Hujan meteor Alpha Centauri atau Alpha Centaurids aktif sejak 31 Januari hingga 20 Februari, dengan puncak aktivitas diperkirakan terjadi pada 8 Februari.

Fenomena langit ini berpotensi menampilkan sekitar enam meteor per jam berdasarkan Zenithal Hourly Rate (ZHR), dengan kecepatan rata-rata mencapai 56 kilometer per detik.

Dilansir dari in.mashable, Jumat (6/2/2026), meteor-meteor Alpha Centaurids umumnya tampak sebagai garis cahaya berwarna biru hingga putih kekuningan yang melesat cepat di langit malam. Hingga kini, para astronom belum mengidentifikasi secara pasti benda induk dari hujan meteor ini.

Secara visual, hujan meteor Alpha Centauri paling ideal diamati dari Belahan Bumi Selatan, dengan titik radian atau bintang pancaran berada di rasi bintang Centaurus. Rasi ini merupakan rasi terbesar kesembilan di langit malam dan menjadi rumah bagi Alpha Centauri, bintang terdekat dengan Tata Surya di Galaksi Bima Sakti.

Menjelang fase bulan seperempat terakhir, kondisi langit diperkirakan cukup mendukung untuk pengamatan. Hujan meteor ini dapat disaksikan dari wilayah Australia, Selandia Baru, Afrika, serta sebagian besar Amerika Selatan, termasuk Chili, Argentina, Uruguay, Paraguay, Bolivia, Ekuador, Peru, Kolombia, Venezuela, dan Brasil.

Bagi pengamat yang menggunakan aplikasi astronomi untuk pelacakan, koordinat rasi Centaurus dapat disesuaikan dengan lokasi masing-masing. Dalam pengamatan ideal, disarankan memilih area minim polusi cahaya, menjauh dari sorotan lampu kota, dan memberikan waktu adaptasi mata terhadap kegelapan.

Australia menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menyaksikan hujan meteor Alpha Centaurids. Dengan langit yang relatif gelap dan posisi radian yang tinggi, peluang melihat kilatan meteor akan semakin besar. (A02)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.