Pematangsiantar, Sinata.id - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Uli didorong untuk terus berbenah dan bertransformasi menjadi perusahaan layanan publik yang lebih profesional, adaptif, dan inovatif di tengah tantangan pengelolaan air bersih yang semakin kompleks.
Dorongan tersebut disampaikan Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, dalam acara Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 Perumda Tirta Uli di kawasan Waduk Simarimbun, Rabu (1/4/2026).
Dalam arahannya, Wali Kota menilai capaian perusahaan selama lima tahun terakhir menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh. Sejumlah penghargaan yang diraih, termasuk TOP BUMD Awards dan predikat Bintang 5, disebut sebagai indikator keberhasilan sekaligus tantangan untuk menjaga konsistensi kinerja.
Ia menegaskan bahwa profesionalisme harus dibarengi dengan inovasi yang berkelanjutan. Menurutnya, Perumda tidak lagi bisa mengandalkan pola lama, melainkan harus mampu merespons kebutuhan masyarakat serta perkembangan teknologi.
Inovasi yang dimaksud tidak hanya pada aspek teknis distribusi air, tetapi juga mencakup tata kelola perusahaan, peningkatan layanan pelanggan berbasis digital, hingga pengembangan sumber daya air secara berkelanjutan.
Selain itu, kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ke depan, terutama dalam upaya mencari sumber air baku baru guna menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Sementara itu, Dewan Pengawas melalui Fidelis Sembiring menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan pasokan air di tengah meningkatnya kebutuhan. Ia menegaskan bahwa pencarian sumber air baru menjadi prioritas utama perusahaan.
Dari sisi internal, manajemen yang diwakili Direktur Umum Muliadi menekankan penguatan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan dan kinerja. Momentum ulang tahun ini juga dimanfaatkan sebagai ajang refleksi, termasuk pemberian apresiasi kepada pegawai yang memasuki masa purnabakti atas dedikasi mereka. (A18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.