Selain itu, kandungan mineral seperti magnesium, mangan, dan selenium dalam kurma juga berperan dalam menjaga kesehatan tulang. Nutrisi tersebut membantu mempertahankan kekuatan tulang selama masa kehamilan.
Perubahan kondisi rambut juga kerap dialami sebagian perempuan saat hamil. Kandungan zat besi pada kurma dapat membantu meningkatkan aliran darah, termasuk ke kulit kepala, yang mendukung kesehatan rambut.
Sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi kurma dengan persiapan menjelang persalinan. Menurut Jain, ibu hamil dapat mulai mengonsumsi kurma pada bulan kesembilan kehamilan atau setelah usia kandungan memasuki sekitar 36 minggu.
Beberapa studi menunjukkan konsumsi kurma menjelang waktu persalinan dapat membantu proses pelunakan leher rahim serta mempersiapkan tubuh menghadapi kontraksi. Penelitian lain menyebut ibu hamil yang mengonsumsi sekitar enam butir kurma setiap hari selama beberapa minggu sebelum perkiraan kelahiran mengalami tahap awal persalinan yang lebih singkat.
Meski demikian, para ahli mengingatkan konsumsi kurma tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing ibu hamil dan sebaiknya menjadi bagian dari pola makan seimbang serta konsultasi rutin dengan tenaga medis. (A58)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.