Selain itu, sektor teknologi turun 4,68 persen, sektor kesehatan melemah 4,44 persen, sektor konsumer nonprimer turun 4,36 persen, dan sektor energi terkoreksi 4,03 persen.
Top Gainers dan Top Losers
Di kelompok saham LQ45, beberapa saham masih mampu mencatatkan penguatan, di antaranya:
ADMR naik 3,57 persen
MBMA naik 1,38 persen
UNVR naik 0,32 persen
Sementara saham dengan pelemahan terbesar di indeks LQ45 adalah:
TLKM turun 14,86 persen
HRTA turun 13,62 persen
ISAT turun 8,78 persen
PGAS turun 8,55 persen
JPFA turun 8,01 persen
Secara keseluruhan, saham yang mencatat penguatan tertinggi di pasar reguler adalah GRIA, FORU, ASPR, TPIA, dan PSDN. Sedangkan saham dengan pelemahan terdalam ditempati ENAK, PTSN, GPSO, TNCA, dan ANJT.
BBCA Jadi Saham Teraktif
Berdasarkan nilai transaksi, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp3,5 triliun.
Posisi berikutnya ditempati:
BBRI Rp1,7 triliun
BMRI Rp1,5 triliun
TLKM Rp810,1 miliar
ANTM Rp712,7 miliar
Dari sisi frekuensi transaksi, BBCA juga menjadi yang paling aktif dengan 117.342 kali transaksi, disusul BBRI sebanyak 108.280 kali transaksi dan BUMI sebanyak 67.285 kali transaksi.
Pelemahan IHSG pada perdagangan hari ini juga sejalan dengan koreksi yang terjadi di sejumlah bursa utama Asia. Indeks Nikkei, Shanghai Composite, Hang Seng, dan Straits Times kompak ditutup di zona merah akibat meningkatnya kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi global dan memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.