Frontier Markets
Amerika: -
EMEA: Bahrain, Benin, Burkina Faso, Kroasia, Estonia, Guinea Bissau, Islandia, Pantai Gading, Yordania, Kazakhstan, Kenya, Latvia, Lithuania, Mali, Mauritius, Maroko, Nigeria, Oman, Rumania, Senegal, Serbia, Slovenia, Togo, dan Tunisia
APAC: Bangladesh, Pakistan, Sri Lanka, dan Vietnam
Advanced Frontier Markets
Amerika: -
EMEA: Estonia, Latvia, Lithuania, Rumania, dan Slovenia
APAC: -
Standalone Markets
Amerika: Argentina, Jamaika, Panama, Trinidad dan Tobago
EMEA: Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Lebanon, Malta, Nigeria, Palestina, Ukraina, dan Zimbabwe
APAC: -
Purbaya optimistis IHSG segera rebound meskipun ditutup jeblok dan sempat mengalami trading halt atau pembekuan perdagangan sementara pada Rabu (28/1/2026).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup turun 659,67 poin atau 7,35% ke level 8.320,55. IHSG bergerak di rentang 8.187 hingga 8.596,17. Sebanyak 753 saham melemah, 37 saham menguat, dan 16 saham stagnan.
Sepanjang perdagangan, IHSG sempat anjlok hingga 8% sehingga perdagangan saham dihentikan sementara. Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menjelaskan pembekuan perdagangan efektif dilakukan pada pukul 13.43.13 waktu JATS.
Saat itu, indeks komposit berada di level 8.261,78 atau turun 8%. Berdasarkan prosedur yang berlaku, aktivitas transaksi di pasar saham dibekukan selama 30 menit dan dilanjutkan kembali pada pukul 14.13.13 waktu JATS tanpa perubahan jadwal penutupan perdagangan. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.