MENU
IHSG Anjlok hingga 7,35%, Menkeu Purbaya Ungkap Peran MSCI dan Praktik...
WA FB
Ekonomi & Bisnis

IHSG Anjlok hingga 7,35%, Menkeu Purbaya Ungkap Peran MSCI dan Praktik Goreng Saham

J Editor : Jansen Siahaan | 28 Jan 2026 | 17:51 WIB
IHSG Anjlok hingga 7,35%, Menkeu Purbaya Ungkap Peran MSCI dan Praktik Goreng Saham
Pergerakan indeks harga saham gabungan IHSG di Kantor BEI Jakarta. (cnbc)

Frontier Markets

Amerika: -

EMEA: Bahrain, Benin, Burkina Faso, Kroasia, Estonia, Guinea Bissau, Islandia, Pantai Gading, Yordania, Kazakhstan, Kenya, Latvia, Lithuania, Mali, Mauritius, Maroko, Nigeria, Oman, Rumania, Senegal, Serbia, Slovenia, Togo, dan Tunisia

APAC: Bangladesh, Pakistan, Sri Lanka, dan Vietnam

Advanced Frontier Markets

Amerika: -

EMEA: Estonia, Latvia, Lithuania, Rumania, dan Slovenia

APAC: -

Standalone Markets

Amerika: Argentina, Jamaika, Panama, Trinidad dan Tobago

EMEA: Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Lebanon, Malta, Nigeria, Palestina, Ukraina, dan Zimbabwe

APAC: -

Purbaya optimistis IHSG segera rebound meskipun ditutup jeblok dan sempat mengalami trading halt atau pembekuan perdagangan sementara pada Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup turun 659,67 poin atau 7,35% ke level 8.320,55. IHSG bergerak di rentang 8.187 hingga 8.596,17. Sebanyak 753 saham melemah, 37 saham menguat, dan 16 saham stagnan.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat anjlok hingga 8% sehingga perdagangan saham dihentikan sementara. Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menjelaskan pembekuan perdagangan efektif dilakukan pada pukul 13.43.13 waktu JATS.

Saat itu, indeks komposit berada di level 8.261,78 atau turun 8%. Berdasarkan prosedur yang berlaku, aktivitas transaksi di pasar saham dibekukan selama 30 menit dan dilanjutkan kembali pada pukul 14.13.13 waktu JATS tanpa perubahan jadwal penutupan perdagangan. (A02)

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.