Sektor bahan baku turun sekitar 5,8 persen
Sektor infrastruktur turun 5,8 persen
Sektor konsumer siklikal melemah 5,05 persen
Sektor industri turun 4,2 persen
Sektor properti turun 4,02 persen
Sektor energi turun 3,85 persen
Sektor konsumer non-siklikal turun 3,68 persen
Sektor transportasi turun 3,13 persen
Sektor keuangan turun 2,26 persen
Sektor kesehatan turun 2,06 persen
Sektor teknologi turun 1,42 persen
Pergerakan Beberapa Saham
Sejumlah saham tercatat mengalami penurunan signifikan pada awal perdagangan.
Saham INET melemah sekitar 9,66 persen ke posisi Rp264 per saham. Saham tersebut sempat diperdagangkan di kisaran Rp248 hingga Rp264.
Sementara itu, saham ARCI turun sekitar 6,55 persen menjadi Rp1.570 per saham, dengan rentang perdagangan antara Rp1.485 hingga Rp1.580.
Saham BREN juga terkoreksi sekitar 6,15 persen ke level Rp7.250 per saham, setelah dibuka melemah dari posisi sebelumnya.
Daftar Saham Top Gainers dan Top Losers
Beberapa saham yang mencatat kenaikan tertinggi antara lain YPAS naik 17,27 persen,SICO naik 14,49 persen, OILS naik 14,02 persen, BOBA naik 12,50 persen, dan MKAP naik 10,95 persen.
Sementara saham yang mengalami penurunan terbesar antara lain PPRI turun 15 persen, IRSX turun 14,69 persen, SOTS turun 14,69 persen, SKBM turun 14,69 persen, dan ALKA turun 14,39 persen.
Saham Teraktif di Pasar
Berdasarkan nilai transaksi, saham yang paling aktif diperdagangkan antara lain BUMI dengan nilai transaksi sekitar Rp712,2 miliar, ENRG sekitar Rp511,1 miliar, BMRI sekitar Rp386,7 miliar, MEDC sekitar Rp381,9 miliar, dan BBCA sekitar Rp342,4 miliar.
Sementara dari sisi frekuensi perdagangan, saham yang paling aktif adalah BUMI dengan 43.137 transaksi, ENRG dengan 40.727 transaksi, MEDC dengan 29.310 transaksi, BBRI dengan 24.175 transaksi, dan BIPI dengan 22.148 transaksi.
Prediksi Pergerakan IHSG
Para analis memperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak dalam kisaran 7.140 hingga 7.391 pada perdagangan hari ini.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan berada dalam fase koreksi lanjutan sehingga investor diminta mencermati sejumlah area support dan resistance penting.
Level support diperkirakan berada di sekitar 7.311 hingga 7.391, sementara level resistance berada pada kisaran 7.934 hingga 8.154.
Beberapa faktor yang diperkirakan memengaruhi pergerakan pasar dalam waktu dekat antara lain kondisi geopolitik global, pergerakan harga komoditas seperti minyak dan emas, serta rilis data ekonomi dari China dan Amerika Serikat.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.