Sementara itu, frekuensi perdagangan mencapai 2.714.409 kali transaksi, mencerminkan tingginya minat investor dalam memanfaatkan momentum pemulihan pasar.
Daya Tahan Pasar Modal Indonesia
Penguatan IHSG tersebut menunjukkan daya tahan pasar modal Indonesia di tengah gejolak pasar global. Membaiknya sentimen investor, dukungan kebijakan regulator, serta aksi korporasi melalui program buyback saham dinilai menjadi faktor utama yang mendorong rebound pasar.
Pelaku pasar berharap tren positif ini dapat berlanjut dalam beberapa waktu ke depan seiring membaiknya kondisi ekonomi dan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek pasar modal nasional.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.