MENU
Iran Klaim Gagalkan Operasi AS Selamatkan Pilot, Trump Sebut Sukses
WA FB
Dunia

Iran Klaim Gagalkan Operasi AS Selamatkan Pilot, Trump Sebut Sukses

J Editor : Jansen Siahaan | 05 Apr 2026 | 20:51 WIB
Iran Klaim Gagalkan Operasi AS Selamatkan Pilot, Trump Sebut Sukses
Puing pesawat Amerika Serikat yang ditembak Iran

Teheran, Sinata.id — Militer Iran mengklaim operasi penyelamatan pilot pesawat tempur Amerika Serikat (AS) yang jatuh di wilayahnya mengalami kegagalan total.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah klaim berbeda dari Presiden AS, Donald Trump, yang menyebut pilot tersebut berhasil diselamatkan dan dalam kondisi aman.

Juru bicara Markas Besar Komando Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, mengatakan operasi militer AS yang dilakukan di selatan Isfahan tidak berjalan sesuai rencana.

“Operasi penyelamatan militer AS itu, yang dirancang sebagai misi penyelamatan di bandara terbengkalai di selatan Isfahan, benar-benar gagal,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Iran Klaim Hancurkan Pesawat dan Helikopter AS

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran, disebutkan bahwa pasukan Iran menghancurkan dua pesawat angkut militer jenis C-130 serta dua helikopter Black Hawk milik AS selama operasi tersebut.

Media pemerintah Iran juga menayangkan gambar puing-puing yang terbakar di wilayah gurun, dengan asap masih terlihat membumbung dari lokasi kejadian.

Selain itu, laporan media Iran menyebutkan sedikitnya lima orang tewas dalam insiden tersebut. Namun, belum dipastikan apakah korban merupakan warga sipil atau personel militer.

Versi Berbeda dari Amerika Serikat

Di sisi lain, pemerintah AS menyampaikan klaim yang bertolak belakang. Presiden Donald Trump menyebut operasi pencarian dan penyelamatan berjalan sukses.

Menurut Trump, pilot pesawat tempur yang jatuh berhasil ditemukan dan diselamatkan dalam kondisi selamat setelah operasi yang melibatkan pasukan khusus dan puluhan armada militer.

Ia bahkan menyebut misi tersebut sebagai “salah satu operasi penyelamatan paling berani dalam sejarah AS”.

Sebelumnya, laporan menyebut pesawat tempur jenis F-15E Strike Eagle milik AS ditembak jatuh di wilayah Iran. Dua awak pesawat dilaporkan terlibat dalam insiden tersebut, dengan satu awak ditemukan lebih dahulu sebelum yang lainnya berhasil dievakuasi.

IRGC Tegaskan Narasi Kemenangan

Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) turut mengklaim keberhasilan pasukan Iran dalam menggagalkan operasi tersebut.

Iran menyebut tindakan tersebut sebagai respons terhadap upaya “permusuhan” AS, sekaligus menunjukkan kekuatan sistem pertahanan udaranya.

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, juga mengunggah gambar yang diklaim sebagai puing-puing pesawat militer AS di media sosial.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.